Advertisement

Banjir Merendam 1.254 Rumah di Langkat

Newswire
Selasa, 09 Oktober 2018 - 16:17 WIB
Kusnul Isti Qomah
Banjir Merendam 1.254 Rumah di Langkat Ilustrasi banjir. - Ist/Basarnas Kendari via Okezone

Advertisement

Harianjogja.com, LANGKAT-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, menyampaikan banjir di dua kecamatan akibat curah hujan tinggi telah merendam 1.254 rumah.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Langkat, Irwan Sahri di Stabat, Selasa (9/10/2018), mengatakan kecamatan itu yakni Stabat dan Binjai.

Advertisement

Itu berdasarkan laporan sementara petugas BPBD yang diterjunkan ke lapangan untuk melakukan pendataan pemukiman warga yang terendam banjir akibat curah hujan yang cukup tinggi, mengakibatkan sungai-sungai kecil yang ada pada meluap.

Untuk Kecamatan Stabat yang terendam banjir berada di Kelurahan Dendang yaitu Lingkungan 1 sebanyak 18 rumah, Lingkungan II (150, Lingkungan III (34), Lingkungan V (17), Lingkungan VI (46), Lingkungan VIII (22) dan Lingkungan IX (167).

Sementara di Desa Karang Rejo Kecamatan Stabat dari 12 Dusun yang ada di desa itu terdampak banjir mencapai 482 rumah dengan ketinggian air mencapai 30 centimeter hingga 100 centimeter, ujarnya.

Selain itu Kecamatan Binjai, juga direndam banjir, tepatnya di Sidomulyo, untuk Dusun I sebanyak 65 rumah, Dusun III (60), Dusun IV (60).

Termasuk juga warga yang bermukim di Dusun V juga terendam banjir sebanyak 250 rumah, Dusun VI (150), Dusun VII (20), untuk di Desa ini saja ada 605 rumah.

Iwan Sahri juga mengatakan masih terus melakukan pemantauan di berbagai kecamatan lainnya, karena dikhawatirkan ada beberapa kecamatan lainnya juga terendam banjir seperti di Sei Lepan, namun secara tertulis laporan terendam banjir belum masuk, masih kita tunggu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Dari Sawah ke Tanah Suci, Kisah Mardijiyono Menjemput Haji di Usia 103

Dari Sawah ke Tanah Suci, Kisah Mardijiyono Menjemput Haji di Usia 103

Jogja
| Sabtu, 04 April 2026, 16:57 WIB

Advertisement

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Long Weekend April 2026: Cek Tanggal Merah Usai Lebaran

Wisata
| Jum'at, 03 April 2026, 12:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement