Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Rachmawati Soekarnoputri./Suara
Harianjogja.com, JAKARTA- Film, G30S PKI hingga kii masih kontroversi. Putri Presidan pertama Indonesia Soekarno, Rachmawati Soekarnoputri bahkan mengaku kurang sreg dengan film tersebut.
Menjelang tanggal 30 September, publik ramai-ramai sedang membahas mengenai perlu atau tidaknya pemutaran film kontroversial “Pengkhianatan G30S PKI”, besutan sutradara Arifin C Noer.
Menanggapi hal tersebut, Rachmawati, putri Presiden pertama RI Soekarno, menilai film tersebut tak menggambarkan sejarah tragedi itu secara utuh.
Sebab, sosok-sosok yang menjadi saksi hidup dalam peristiwa tersebut tidak menjadi rujukan utama film itu.
"Kalau soal film itu, dari dulu saya memang sebetulnya kurang sreg. Film itu kan sebenarnya tentang inovasi, kan ya. Tidak semua yang menjadi saksi hidup itu menjadi catatan dalam skenario," kata Rachmawati di kediamannya di Jalan Jati Padang Nomor 54, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat (28/9/2018).
Rachmawati secara blak-blakan mengakui tidak setuju terhadap film tersebut. Dirinya mengatakan, tidak semua peristiwa sejarah dapat diterapkan secara utuh dalam media film.
"Saya mengerti betul, karena saya pernah jadi sutradara film. Kita tahu bagaimana proses, tidak semua yang ada di sejarah itu bisa diterapkan secara utuh. Banyak sesuatu yang saya lihat tidak pas dengan kenyataan sesungguhnya. Kalau ditanya setuju atau tidak, sebenarnya saya kurang setuju," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Cek jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo 2026 terbaru. Kereta andalan komuter, murah, cepat, dan bebas macet.
Para pesepeda dari dalam dan luar negeri mengikuti ajang International Veteran Cycle Association Rally (IVCA Rally) 2026, Kamis (21/5/2026)
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.