New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Sandiaga Uno saat berkunjung ke Pasar Beringharjo, Kamis (30/8/2018). /Harian Jogja-Irwan A. Syambudi
Harianjogja.com, JAKARTA- Hubungan cawapres Sandiaga Uno dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil makin panas.
sandiaga Uno dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil saling sindir. Ridwan Kamil meminta Sandiaga Uno berkaca saat melayangkan protes perihal kepala daerah yang terlibat dalam Pilpres 2019.
Reaksi Ridwan Kamil itu malah memancing masyarakat untuk menyerangnya. Seperti salah satu akun Twitter @2019PAS yang meminta Ridwan Kamil untuk bercermin sembari mengunggah cuplikan video testimoni Ridwan Kamil kepada Bakal Calon Presiden Prabowo Subianto.
"Nilai sendiri Ridwan Kamil itu seperti apa. Suruh dia bercermin," tulis @2019PAS pada Rabu (12/9/2018) pukul 06.55 WIB.
Twitter @2019PAS itu menyinggung sikap politik Ridwan Kamil di mana kini dirinya berada di barisan pendukung bakal capres - cawapres Joko Widodo - Ma\'ruf Amin di Pilpres 2019.
Tak berdiam diri, Ridwan Kamil lekas membalas cuitan itu. Dari akun Twitter pribadinya, pria yang akrab disapa Kang Emil itu menjelaskan alasan dirinya mengalihkan arah dukungannya.
Ridwan Kamil mengungkapkan bahwa Prabowo Subianto tidak lagi mendukungnya saat maju dalam Pemilihan Gubernur 2018 lalu. Alasan itu yang kemudian membuatnya berpindah hati. Bukannya menjelek-jelekkan, Ridwan Kamil malah membuat testimoni positif untuk Prabowo.
"Namun Pilgub ini saya tidak didukung beliau. Wajar orientasi politik pun bergeser. Itu adab & akal sehat saya," ujar Ridwan Kamil, Kamis (13/9/2018) pukul 08.03 WIB.
Padahal, Ridwan Kamil sempat menjadi salah satu pendorong keunggulan Prabowo di Pilpres 2014 lalu. Dirinya mengungkapkan sempat menjadi ketua tim sukses untuk wilayah kota Bandung.
"2014 saya dukung pak PS. Saya kerja sebagai ketua timses BDG. Menang 29 dari 30 Kecamatan. Saya bikin testimoni. Bantu partainya. Juga bela beliau soal fitnah mahar. Itu cara saya balas budi," pungkasnya.
Untuk diketahui, Ridwan Kamil meresponS protes yang dilayangkan Sandiaga Uno. Sandiaga Uno sempat mengkritik perihal kepala daerah yang ikut terlibat dalam Pilpres 2019. Mendengar hal tersebut, Ridwan Kamil malah meminta Sandiaga Uno untuk bercermin.
Hal itu diperkuat Ridwan Kamil dengan menunjukkan bukti Sandiaga Uno yang pernah menjadi juru kampanye bagi pasangan calon Gubernur - Wakil Gubernur Sudirman Said - Ida Fauziah pada Pilkada 2018 lalu.
"Pada tahun 2018 Pak Sandiaga Uno pernah datang ke Jawa Tengah menjadi jurkam untuk Sudirman Said, lalu datang ke wilayah Priangan menjadi jurkam untuk pasangan Asyik [Sudrajat - Ahmad Syaikhu]. Beliau waktu itu sebagai wakil gubernur, dalam posisi publik," kata Ridwan Kamil.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Sports tourism Indonesia dinilai punya potensi besar, didukung event internasional dan perubahan gaya hidup masyarakat.
Produksi mobil Indonesia mencapai 859.256 unit hingga Agustus 2026. BYD dan Jaecoo masuk 10 besar produsen dengan produksi terbesar.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin 5 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Bapanas memastikan stok beras premium dan medium di pasar tradisional tersedia. Harga beras premium tercatat Rp14.200 per kg.
John Herdman ingin memutus rekor buruk Timnas Indonesia atas Thailand sekaligus membawa Garuda juara FIFA ASEAN Cup 2026.