Advertisement
Hindari Plastik Berwarna untuk Bungkus Daging Kurban
ilustrasi daging kurban. (antarafoto)
Advertisement
Harianjogja.com, BOYOLALI—Warga diimbau menggunakan plastik bening atau transparan yang tidak mengandung pewarna untuk mengemas daging kurban pada saat perayaan Iduladha pada 22 Agustus 2018.
Imbauan tersebut disampaikan Kepala Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Ampel, Boyolali, Jawa Tengah, Rumsari Sri Utami. “Saat berkurban nanti masyarakat sangat disarankan menggunakan plastik transparan atau tidak berwarna untuk mengemas daging kurban,” ujarnya, Kamis (2/8/2018).
Advertisement
Menurutnya, hal itu untuk mengantisipasi daging terkontaminasi zat kimia dari pewarna yang ada di plastik berwarna. “Daging yang sudah dipotong-potong kan biasanya dimasukkan ke plastik sebelum dibagikan kepada warga. Nah kalau plastiknya berwarna, dikhawatirkan zat pewarnanya meresap ke dalam daging dan kemudian ikut terkonsumsi. Ini kan berbahaya,” imbuhnya.
Selain itu, dia juga meminta masyarakat mewaspadai cacing hati pada sapi. Secara fisik sapi-sapi yang mengandung cacing di dalamnya terlihat sehat dan memenuhi syarat sebagai hewan kurban. Namun cacing hati itu baru diketahui setelah disembelih dan dibuka bagian dalamnya.
“Salah satu ciri hati yang ada cacingnya ada bagian hati agak sedikit keras karena ada pengarangan. Untuk memastikan ya dibelah dan dilihat apakah ada cacing di hati itu. Kalau ada dan area infeksinya sedikit, silakan dicuil saja bagian itu dan bagian lain bisa dikonsumsi. Tetapi kalau area infeksinya banyak atau sudah menyebar, lebih baik seluruh hati jangan dikonsumsi dan harus dimusnahkan dengan cara dipendam [di tanah],” kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Kulit Cepat Menua Diam-Diam Risiko Lebih Serius Mengintai
- Harga Emas Antam Tergelincir Tajam Pagi Ini Turun Puluhan Ribu
- IHSG Tertekan Sentimen Global Arah Konflik Belum Jelas
- Lonjakan Tajam Terjadi di Tol-Jogja Solo Saat Arus Balik Lebaran
- Vitamin D3 Dikaitkan Penurunan Risiko Serangan Jantung Ulang
- Cek Izin Properti di Sleman Bakal Bisa lewat Peta Digital
- Libur Lebaran Sepi, Wisata Bantul Kehilangan Puluhan Ribu Wisatawan
Advertisement
Advertisement




