Sisa Kuota Internet Tak Boleh Hangus, Operator Wajib Beri Pilihan
Menkomdigi Meutya Hafid menerbitkan SE Nomor 4/2026. Operator seluler wajib melindungi sisa kuota dan memberi pilihan layanan kepada pelanggan
Ilustrasi Asian Para Games 2018./Ist-Instagram Asian Para Games 2018
Harianjogja.com, JAKARTA- Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius menegaskan pihaknya akan "all out" mengamankan Asian Games 2018 dari kemungkinan gangguan teroris.
Dikutip dari siaran pers di Jakarta, Kamis (17/5/2018), Suhardi ingin Asian Games di Indonesia "zero attack, zero accident" seperti yang pernah dilakukan Korea Selatan saat menggelar Asian Games 2014 di Incheon dan Olimpiade Musim Dingin 2018 di Pyeongchang.
Untuk itu, kata mantan Kabareskrim Polri itu, pengamanan akan dibuat sangat ketat agar tidak ada celah bagi pihak-pihak yang ingin mengganggu ajang olahraga terbesar di Asia tu.
"Sangat ketat, siapa pun yang tidak pakai ID Card tidak boleh masuk. Motonya \'zero attack dan zero accident\'," kata Suhardi.
Menurut Suhardi, acara bertaraf internasional seperti Asian Games memang berpotensi menjadi incaran teroris sehingga langkah antisipasi, kewaspadaan dan sinergi berbagai pihak perlu dilakukan.
Ia mengingatkan Piala Dunia 2018 di Rusia juga sudah lama diancam oleh kelompok militan, terutama ISIS. "Fakta ini harus menjadi suatu pemahaman agar bisa diantisipasi dengan baik. Karena itulah, masalah keamanan ini harus benar-benar diperkuat, tanpa celah," katanya.
Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani, Kamis, menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Pengamanan Asian Games yang diikuti BNPT beserta kementerian dan lembaga terkait.
Selain Kepala BNPT, hadir dalam rapat itu Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendi, Wakapolri yang juga CdM Kontingen Indonesia Komjen Pol Syafruddin, Deputi Kemenpora Gatot Dewobroto, Wakil Ketua Inasgoc Mayen TNI (Purn) Sjafrie Sjamsoeddin, Ketua Inapgoc Raja Sapta Oktohari, serta perwakilan dari Kemenlu, BSSN, dan PPK GBK.
Menurut Suhardi, dalam rapat yang berlangsung selama kurang lebih dua jam itu dibahas sangat detail terkait pengamanan Asian Games yang akan digelar tiga bulan mendatang.
"Semua dibahas dengan detail seperti masalah keamanan, penempatan atlet, VIP, venue. Itu kami identifikasi, terus apa yang mesti kami lakukan. Intinya, semua sudah berkolaborasi dengan baik," ujar Suhardi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Menkomdigi Meutya Hafid menerbitkan SE Nomor 4/2026. Operator seluler wajib melindungi sisa kuota dan memberi pilihan layanan kepada pelanggan
Banjir bandang dan longsor di Nepal-China menewaskan 633 orang dan hampir 3.000 masih hilang. Pencarian korban terus dilakukan.
Muktamar Ke-35 NU akan menentukan mekanisme pemilihan Ketua Umum PBNU lewat voting tertutup setelah dua opsi belum menemui kesepakatan.
Prakiraan cuaca DIY Minggu 30 Agustus 2026, Jogja berkabut pagi dan suhu mencapai 33 derajat Celsius. Simak cuaca Sleman hingga Gunungkidul.
Niatnya cuma beli satu, tapi setelah checkout ternyata pesanan yang sama masuk dua kali. Salah satu transaksi memang ingin dibatalkan, tetapi pembayaran sudah t
Ribuan wisatawan menyaksikan Sabetan Pencak 4 jam di Titik Nol Jogja, penutup Pencak Wisata Budaya 2026 yang mengusung regenerasi silat.