Advertisement
Badai Debu Maut Terjadi di India, 125 Orang Tewas
Tiang listrik menimpa sebuah toko setelah badai debu dan angin kencang menghantam Alwar, Rajasthan, India, Kamis (3/5). - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA-Badai debu skala besar yang disertai angin super kencang dan petir terjadi di utara India. Akibatnya, 125 orang meninggal dunia karena peristiwa itu.
Dilansir dari BBC Jumat (4/5/2018), badai tersebut telah menyebabkan kerusakan di desa-desa, merusak gedung, dan melukai banyak orang lainnya. Di Provinsi Uttar Pradesh dan Rajasthan, badai membuat aliran listrik mati, menumbangkan pepohonan, menghancurkan rumah warga, dan membunuh hewan ternak.
Advertisement
Distrik Agra di Uttar Pradesh, lokasi Taj Mahal, menjadi salah satu daerah yang terdampak paling parah.
Banyak korban yang meninggal setelah rumah mereka runtuh akibat disambar petir atau diterpa angin kencang. Sebagian korban tinggal di rumah yang berbahan dasar lumpur.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : BBC, Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ruang Menteri Ikut Digeledah, Dody Mengaku Tak Tahu Kasusnya
- Pesawat Militer AS Lepas Landas dari Tel Aviv di Tengah Negosiasi Iran
- Prabowo Tegaskan Penegakan Hukum Tanpa Tebang Pilih
- Poin Taklimat Prabowo : Soroti Krisis Global, Pertahankan BBM Subsidi
- KY Buka Seleksi Hakim Agung 2026, Ini Formasinya
Advertisement
Hujan Intensitas Tinggi Guyur Merapi Sabtu Siang, Waspada Lahar
Advertisement
Di Balik Pegunungan Taihang China Berdiri Menara Kembar Memikat
Advertisement
Berita Populer
- Menkeu Target Tambah Lapisan Cukai Rokok Mulai Mei 2026
- Indonesia ke Final AFF Futsal 2026 usai Tekuk Vietnam 3-2
- Ditekan AS, Presiden Kuba Tegas Tak Akan Mundur
- Galaxy A37 5G Hadir, Andalan Gen Z untuk Ngonten
- Yusril: Kasus Andrie Yunus Tetap di Peradilan Militer
- Tambang Batu Picu Longsor di Nias Selatan, 1 Korban Jiwa Ditemukan
- Koperasi Desa Merah Putih di DIY Belum Optimal, Ini Kendalanya
Advertisement
Advertisement





