Advertisement
Potensi Wisata Energi DIY Tak Kalah Dari Jepang
Advertisement
"Pengembangan geowisata energi itu bisa dilakukan di lahan yang sudah tidak produktif, sehingga pertanian tetap bisa jalan"
Harianjogja.com, SLEMAN-Potensi wisata energi di DIY tidak kalah dengan negara lain seperti Jepang. Ada sejumlah titik seperti Gunungkidul yang memiliki kelebihan dari sisi morfologi.
Advertisement
Kepala Pusat Kajian Geoteknologi UPN Veteran Jogja KRT Nur Suharcasyo menyatakan, berdasarkan pengamatannya, ada pula pantai yang menarik dan alami hingga pertemuan sungai yang ada di Bantul. "Jika potensi energi disatukan, tidak hanya bisa sebagai wisata saja tetapi juga ketahanan energi bagi masyarakat," ujar dia, Jumat (6/10/2017).
http://cms.solopos.com/?p=857818">Baca juga : UPN Dorong Optimalisasi Potensi Geowisata Energi di DIY
Ia mengatakan, untuk menggerakkan potensi itu harus melihat peta secara detail sekaligus meninjau kemampuan daerah. Setelah melakukan pemetaan, barulah ditetapkan skala prioritas hingga membuat perencanaan bentuk pengembangan kawasan. Kemudian, disusul dengan optimalisasi, dengan sasaran agar hasilnya maksimal namun tidak menimbulkan masalah sosial di masyarakat.
Karena seringkali pengembangan suatu kawasan, masyarakat tidak mendukung. Padahal tanpa dukungan, pengembangan tidak bisa dilakukan. Ia menegaskan pengembangan geowisata energi ini tidak akan menghilangkan sifat agraris masyarakat.
"Agraris tetap dipertahankan, karena itu kebutuhan. Pengembangan geowisata energi itu bisa dilakukan di lahan yang sudah tidak produktif, sehingga pertanian tetap bisa jalan" ujar dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Pendatang ke Jakarta Didominasi Usia Produktif Minim Keterampilan
Advertisement
Dari Sawah ke Tanah Suci, Kisah Mardijiyono Menjemput Haji di Usia 103
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Lapak Asik BPJS Ketenagakerjaan Kini Dilengkapi Antrean Digital
- Sindikat Oplos LPG Subsidi Terbongkar, Keuntungan Rp1,3 Miliar Perhari
- Duel Antar Geng Berujung Pembacokan di Pakualaman Jogja
- Harga Pangan Global Naik Lagi, FAO Soroti Dampak Konflik Timur Tengah
- UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan bagi 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon
- Jadwal Prameks Kutoarjo-Jogja Sabtu 4 April 2026, Cek Jamnya
- Update KRL Jogja ke Solo Hari Ini 4 April 2026, Ini Jamnya
Advertisement
Advertisement




