KELANGKAAN GAS ELPIJI : Pangkalan Jual Diatas HET, Harga Melambung

Polisi memeriksa barang bukti tabung liquified petroleum gas (LPG/elpiji) saat penggerebekan gudang penyimpanan elpiji milik salah satu agen penyalur di kawasan Kepanjenkidul, Kota Blitar, Jawa Timur, Rabu (23/9/2015). Satreskrim Polres Blitar Kota menggerebek dan mengamankan 102 tabung elpiji ukuran 14,5 kg dan 76 tabung 3 kg dari salah satu agen yang diduga melakukan praktik penyuntikan tabung. (JIBI/Solopos/Antara - Irfan Anshori)
04 Oktober 2016 13:20 WIB Abdul Hamied Razak News Share :

Kelangkaan gas elpiji Sleman menimbulkan kenaikan harga.

Harianjogja.com, SLEMAN -- Dalam sepekan terakhir, masyarakat di sejumlah kecamatan di Sleman kesulitan mendapatkan gas isi 3kg. Selain banyak pengecer gas yang kehabisan stok, harganya pun mulai naik.

Giyarto, warga Purwomartani, Kalasan, mengaku kesulitan mendapatkan gas isi 3kg. Hampir semua pengecer di wilayahnya mengaku kehabisan stok.

"Saya sudah tiga hari ini keliling sampai Maguwoharjo juga kehabisan gas. Kalaupun ada, pemilik toko lebih mengutamakan pelanggannya," kata Giyarto, Senin (3/9/2016).

Menurutnya, harga pembelian gas 3kg pun naik antara Rp1.000-Rp2.000 sejak kelangkaan gas terjadi. Saat ini, harga jual gas 3kg antara Rp20.000-Rp21.000 per tabung.

"Kalau saat normal dijual antara Rp18.000 sampai Rp19.000 tiap tabung. Tergantung pengecernya," kata dia.