Advertisement
REKTOR UGM : Berikut yang Ingin Dilakukan Dwikorita
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN-Saat dilantik sebagai Rektor baru Universitas Gadjah Mada (UGM), Dwikorita Karnawati memaparkan sejumlah visi misi selama menjalankan tongkat estafet kepemimpinan di kampus tersebut. Apa saja itu.
Dalam sambutan pelantikan sebagai rektor pengganti, Dwikorita menyadari tantangan besar sudah menanti dirinya untuk meneruskan tugas-tugas Pratikno yang harus mundur karena menjabnat Menteri Sekretaris Negara.
Advertisement
Tantangan secara nasional yang jelas sudah terlihat adalah adanya perubahan bentuk Kementerian Pendidikan menjadi Kemeterian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi.
Disamping itu, Dwikorita membeberkan peningkatan daya saing civitas akademika menjadi konsep yang akan dia laksanakan untuk meneruskan kerangka kerja yang sudah dirintis Pratikno selama ini.
"Yang jelas saya ingin mengupayakan produk-produkĀ penelitin kita jangan hanya cuma menjadi buku tapi harus bisa diterapkan di industri guna mendukung kebijaksanaan pemerintah," paparnya.
Dia juga akan mengubah konsep penelitian seperti yang selama ini belum tergali secara optimal. Ke depan, penelitian-penelitian harus dilakukan bersumber dari harapan publik. Peneliti tidak diperkenankan asal melakukan penelitian sesukanya saja.
"Sehingga penelitian tidak berdasar ego yang asal-asalan tapi atas kepentingan publik. Kami ingin mengubah budaya itu. Penelitian pun harus dikonsep dengan maping yang benar-benar dipersiapkan serius sehingga manfaatnya kepada publik jelas," terangnya.
Selanjutnya eks Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Alumni itu berkomitmen untuk menegakkan nilai-nilai inovatif dan berakar kuat pada keragaman bangsa.
"Kami ajak pihak-pihak di sini untuk bersama dalam mengemban tridharma sehingga ciri UGM sebagai universitas berkebangsaan tetap terpelihara dengan baik," jelas wanita kelahiran Jogja, 6 Juni 1963 itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Anak Indonesia Nyaris Semua Online, PP Tunas Jadi Benteng Terakhir
- BMKG Turunkan Tim ke Maluku Utara dan Sulut Usai Gempa M 7,6
- Ngaku Tuhan Kedua, Dukun Cabul di Magetan Setubuhi Istri Pasien
- Vonis Mati Tahanan Palestina oleh Israel Disorot Indonesia
- Kasus Video Profil Desa Karo, Majelis Hakim Bebaskan Amsal Sitepu
Advertisement
Kisah di Balik 3.000 Pamong Gunungkidul di Kirab HUT Sultan HB X
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Malioboro Ditutup saat Kirab HUT Sultan HB X, Ini Rute Pengalihan Arus
- Film Zona Merah Naik Level, Cerita Zombie Kini Menyasar Kota
- Ramp Tol Jogja-Solo di Trihanggo Dikebut, Gerbang Tol Segera Dibangun
- Kulonprogo Siapkan Skema Nunut ASN untuk Tekan BBM
- Aniaya Pengguna Jalan di Muja Muju, Bang Jago Ngopo Diringkus Polisi
- KRL Jogja-Solo Padat Seharian, Ini Jadwal Kamis 2 April 2026
- Jadwal Terbaru KA Prameks Jogja-Kutoarjo, 2 April 2026
Advertisement
Advertisement




