Konsumen Tolak Kemasan Rokok Polos, Minta Dilibatkan Susun Aturan
PakNas menolak rencana kemasan rokok polos dan mendesak Kemenkes melibatkan konsumen dalam penyusunan aturan turunan PP 28/2024.
Harianjogja.com, SLEMAN—Mantan Ketua MPR RI, Amien Rais, yakin peneror yang menembak mobilnya akan segera terungkap.
Mobil Toyota Harrier bernomor polisi AB 264 AR milik Amien yang diparkir di teras rumahnya di Pandeansari Blok II/4, Condongcatur, Depok, Sleman, ditembak orang tak dikenal, Kamis (6/7/2014) dini hari.
Sehari setelah penembakan, Amien Rais masih menjalankan aktivitas seperti biasa. Ia menunaikan salat Jumat di Masjid PAUD Budi
Mulia yang berada di depan rumahnya. Meski menerima teror, Amien tidak berniat memasang CCTV di sekitar rumahnya. Kepada
wartawan, dia yakin peneror akan segera tertangkap.
“Sudah hampir selesai kok. Jadi begini, saya yakin polisi sudah sangat canggih, insya Allah sudah akan ketemu, saya tidak
mendahului takdir Allah. Rasa-rasanya teror besar saja tertangkap apalagi masalah kecil, supaya segera ketemu agar teka teki ini
siapa, motivasi apa bisa terkuak,” ungkap Amien sembari memasuki halaman rumahnya, Jumat (7/11/2014).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PakNas menolak rencana kemasan rokok polos dan mendesak Kemenkes melibatkan konsumen dalam penyusunan aturan turunan PP 28/2024.
Daya saing Indonesia turun ke peringkat 48 dunia pada 2026. Infrastruktur dan efisiensi bisnis menjadi faktor utama yang menekan posisi RI.
Dugaan uang Rp20 juta ke oknum BEM UBK memicu kecaman alumni. IKA UBK mendesak sanksi tegas dan klarifikasi terbuka kepada publik.
Pemulihan aset Kejagung tembus Rp19,6 triliun pada 2025. BPA terus memburu aset koruptor dan mengelola ribuan aset rampasan negara.
Kemenkeu mulai mengembalikan dana SAL Rp300 triliun yang ditempatkan di Himbara ke Bank Indonesia secara bertahap guna menjaga stabilitas keuangan.
Sultan HB X menerbitkan Keputusan penunjukan Paku Alam X sebagai Plh Gubernur DIY untuk menjalankan tugas harian pemerintahan dari 24 Juni hingga 1 Juli 2026.