Rumah di Laweyan Jadi Safe House Brankas Bupati Sukoharjo
KPK menyita uang tunai dan emas 2,5 kilogram dari rumah di Laweyan yang diduga menjadi safe house Bupati Sukoharjo Etik Suryani.
Harianjogja.com, SLEMAN—Mantan Ketua MPR RI, Amien Rais, yakin peneror yang menembak mobilnya akan segera terungkap.
Mobil Toyota Harrier bernomor polisi AB 264 AR milik Amien yang diparkir di teras rumahnya di Pandeansari Blok II/4, Condongcatur, Depok, Sleman, ditembak orang tak dikenal, Kamis (6/7/2014) dini hari.
Sehari setelah penembakan, Amien Rais masih menjalankan aktivitas seperti biasa. Ia menunaikan salat Jumat di Masjid PAUD Budi
Mulia yang berada di depan rumahnya. Meski menerima teror, Amien tidak berniat memasang CCTV di sekitar rumahnya. Kepada
wartawan, dia yakin peneror akan segera tertangkap.
“Sudah hampir selesai kok. Jadi begini, saya yakin polisi sudah sangat canggih, insya Allah sudah akan ketemu, saya tidak
mendahului takdir Allah. Rasa-rasanya teror besar saja tertangkap apalagi masalah kecil, supaya segera ketemu agar teka teki ini
siapa, motivasi apa bisa terkuak,” ungkap Amien sembari memasuki halaman rumahnya, Jumat (7/11/2014).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KPK menyita uang tunai dan emas 2,5 kilogram dari rumah di Laweyan yang diduga menjadi safe house Bupati Sukoharjo Etik Suryani.
Penelitian doktoral UI mengungkap lumut epifit berpotensi menjadi bioindikator kualitas lingkungan di kawasan urban yang terdampak polusi udara.
PSS Sleman mempertahankan tujuh pemain, termasuk Frederic Injai, Saiful Djoge, dan Junior Haqi, untuk menghadapi Super League 2026/2027.
Mediasi gugatan PMH pengalihan CV Art Fashion di PN Bantul gagal. Sidang berlanjut ke pokok perkara, pembuktian dimulai 11 Agustus 2026.
Rupiah menguat ke Rp18.068 per dolar AS dipicu inflasi AS yang melambat dan ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed yang menurun.
Kejagung menerbitkan tiga sprindik baru usai mengambil alih penyidikan kasus dugaan korupsi yang menyeret eks Jampidsus FA dari Polri.