Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Ilustrasi penganiayaan (JIBI/Solopos/Antara)
Harianjogja.com, JOGJA-Aksi kekerasan yang melibatkan geng pelajar di Kota Jogja semakin meresahkan. Seorang pelajar SMA di Kota Jogja dirawat intensif di RSUP Dr. Sardjito setelah dikeroyok geng pelajar di wilayah Kecamatan Umbulharjo, pekan lalu.
Informasi yang dihimpun, korban bernama Nauval Iksan Pratama,17, pelajar salah satu SMA swasta yang terletak di wilayah Wirobrajan. Ia mengalami cedera berat berupa pendarahan di mata, tulang hidung patah serta tulang punggung retak.
Dalam laporan ke polisi, Setiawan, rekan korban menceritakan peristiwa itu terjadi Jumat (25/10/2013) siang, sekitar pukul 14.30 WIB.
Kapolsek Umbulharjo, Komisaris Polisi Sri Wibowo Senin (28/10/2013) mengatakan hingga kini korban belum bisa dimintai keterangan karena masih dirawat intensif di RSUP Dr Sardjito.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Viral perempuan bongkar dugaan perselingkuhan suami lewat data misterius pada timbangan pintar atau smart scale di rumahnya.
Imigrasi memperketat pengawasan WNA di Bantul lewat APOA. Hotel, homestay, dan vila diwajibkan melaporkan tamu asing secara berkala.
Hanung Bramantyo mengadaptasi Children of Heaven berlatar SD Muhammadiyah dengan pesan kuat tentang pendidikan karakter anak.
KPAID Kota Jogja mendorong penerapan pasal lebih berat dalam kasus dugaan kekerasan anak di Daycare Little Aresha
Pemerintah memangkas anggaran MBG 2026 menjadi Rp268 triliun demi efisiensi program Makan Bergizi Gratis.