Kasus Bocah SD di Sragen Diduga Pembunuhan, Polisi Selidiki TKP
Polisi memasang garis polisi berlapis di rumah korban dugaan pembunuhan bocah SD di Sragen dan meminta warga membantu penyelidikan.
Ilustrasi penganiayaan (JIBI/Solopos/Antara)
Harianjogja.com, JOGJA-Aksi kekerasan yang melibatkan geng pelajar di Kota Jogja semakin meresahkan. Seorang pelajar SMA di Kota Jogja dirawat intensif di RSUP Dr. Sardjito setelah dikeroyok geng pelajar di wilayah Kecamatan Umbulharjo, pekan lalu.
Informasi yang dihimpun, korban bernama Nauval Iksan Pratama,17, pelajar salah satu SMA swasta yang terletak di wilayah Wirobrajan. Ia mengalami cedera berat berupa pendarahan di mata, tulang hidung patah serta tulang punggung retak.
Dalam laporan ke polisi, Setiawan, rekan korban menceritakan peristiwa itu terjadi Jumat (25/10/2013) siang, sekitar pukul 14.30 WIB.
Kapolsek Umbulharjo, Komisaris Polisi Sri Wibowo Senin (28/10/2013) mengatakan hingga kini korban belum bisa dimintai keterangan karena masih dirawat intensif di RSUP Dr Sardjito.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polisi memasang garis polisi berlapis di rumah korban dugaan pembunuhan bocah SD di Sragen dan meminta warga membantu penyelidikan.
Delapan dapur MBG di Solo ditutup sementara oleh BGN karena belum memenuhi syarat IPAL dan standar higienitas operasional.
RUU Polri yang disepakati DPR dan pemerintah memberi kewenangan kepada presiden untuk memperpanjang usia pensiun jenderal bintang empat.
Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda mengungkap kas daerah tak cukup membayar gaji PPPK hingga akhir 2026 dan mengusulkan peningkatan DBH.
IHSG menguat pada perdagangan Selasa pagi di tengah meredanya konflik Iran-Israel dan sentimen positif dari bursa global.
Kasus Ebola di Kongo bertambah menjadi 515 kasus dengan 91 kematian. Otoritas kesehatan mewaspadai penyebaran cepat hingga wilayah perbatasan Uganda.