Ekek Keling Sunda Nyaris Punah, 4 Pasang Disiapkan untuk Dilepas
Ekek Keling Sunda dari Gunung Pangrango disebut nyaris punah akibat perburuan. TSI menyiapkan empat pasang untuk dilepasliarkan.
Sejumlah Bhiksu mengikuti perarakan dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur saat perarakan Waisak 2559 BE/2015 di Mungkid, Magelang, Jateng, Selasa (2/6/2015)./Antara
Harianjogj.com, MAGELANG--Umat Buddha merayakan Waisak besok Minggu (19/5/2019). Menjelang perayaan, ratusan biksu melakukan pindapata di halaman Candi Mendut Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/5/2019), menjelang puncak perayaan Waisak 2563 BE/2019 di Candi Borobudur.
Dalam pindapata tersebut, umat Buddha berjajar di sekitar Candi Mendut dan para biksu berjalan membawa wadah untuk menerima sumbangan dari umat.
Seorang umat Buddha yang juga warga Cirebon, Candra Wijaya, 46, menuturkan pindapata itu memberikan persembahan kepada biksu.
"Kita memberikan dana atau makanan kepada biksu, diberikan kepada biksu sebagai ucapan terima kasih karena mereka merupakan guru kita. Dalam pindapata ini saya memberikan uang karena praktis," katanya, seperti dilaporkan Antara, Sabtu (18/5/2019).
Pria yang baru pertama kali mengikuti prosesi Waisak di Candi Mendut dan Candi Borobudur itu, mengatakan perayaan Waisak di tempat itu cukup meriah.
"Biasanya saya mengikuti perayaan Waisak di wihara di Cirebon dan tidak semeriah ini, biksu atau bantenya tidak sebanyak di sini. Kalau di Cirebon hanya sekitar 20-an biksu, kalau di sini ratusan," katanya.
Koordinator Dewan Sangha Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) Biksu Tadisa Paramita Mahasthavira mengatakan pindapata merupakan tradisi dari Sang Buddha.
Tradisi pindapata, ujar dia, untuk mengalahkan ego yang sombong, supaya mereka hidup dengan dana makanan dari umat.
Melalui prosesi pindpata itu, kata dia, para biksu atau bante melatih diri, sedangkan umat memiliki kesempatan untuk menanam pahala dari ladang subur pindapata tersebut.
Pada Hari Tri Suci Waisak, umat Buddha merayakan tiga peristiwa besar dalam ajaran Buddha, yakni kelahiran Sidarta Gautama, Sidarta memperoleh penerangan sempurna sebagai Sang Buddha, dan Sang Buddha Gautama mangkat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara/Bisnis.com
Ekek Keling Sunda dari Gunung Pangrango disebut nyaris punah akibat perburuan. TSI menyiapkan empat pasang untuk dilepasliarkan.
Komdigi menyalurkan Starlink ke Nagekeo untuk menjaga konektivitas posko bencana dan fasilitas kesehatan pascagempa NTT.
Prabowo meminta edukasi bahaya karhutla diperkuat hingga masyarakat bawah. Pemerintah juga menyiapkan alat berat untuk buka lahan tanpa membakar.
OMC di kawasan IKN dimulai dengan penyemaian 800 kg garam untuk memicu hujan dan menambah cadangan air di tengah musim kemarau.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 23 Agustus 2026 tersedia dari pagi hingga malam. Simak jadwal lengkap Yogyakarta-Palur di sini.
Gunung Gandul Wonogiri terbakar dua kali dalam sehari. Sekitar 4 hektare hutan terbakar dan api baru berhasil dipadamkan pukul 20.00 WIB.