Dugaan Kekerasan di SMPN 18 Malang, 8 Pelajar Diperiksa
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Terdakwa kasus dugaan penganiayaan terhadap remaja Bahar bin Smith menjalani sidang perdana di Pengadilan Negeri Bandung, Jawa Barat, Kamis (28/2/2019). /Antara Foto-M Agung Rajasa
Harianjogja.com, BANDUNG - Pengadilan Negeri Bandung kembali menggelar sidang lanjutkan kasus penganiyaan dengan terdakwa Bahar bin Smith, di Gedung Arsip dan Perpustakaan, Jalan Seram, Kota Bandung, Kamis (9/5/2019).
Ada dua orang saksi yang meringankan dihadirkan dalam persidangan, yakni Hamid Isnaeni dan Nurcholish. Hamid adalah orang yang pertama kali bertemu dengan dua orang korban Bahar yakni Cahya Abdul Jabar dan Muhammad Khoerul Aumam Al Mudzaqi alias Zaki di Bali.
Hamid mengatakan dua orang korban tersebut salah seorangnya mengaku sebagai Bahar, yakni korban bernama Cahya. Hamid menuturkan keduanya mengaku kepada dirinya telah kehilangan uang.
Hamid menuturkan Cahya dikatakan memang mirip seperti Bahar bin Smith dengan rambut panjang pirangnya. Setelah bertemu di jalan, Hamid lantas mengajak keduanya untuk ke tokonya.
Saat ditoko, mereka berbincang dan saat itulah Zaki yang mengaku bernama Alatos itu mengungkapkan telah kehilangan uang Rp6 juta.
"Saya kasih mereka Rp220.000 untuk hotel," kata dia.
Hamid tidak curiga terhadap dua korban. Kecurigaan Hamid kepada Zaki dan Cahya pun terjawab. Saat itu, dia melihat di media sosial tengah ramai dibahas penangkapan orang-orang yang mengaku Habib Bahar.
"Di sosmed ada informasi habib Bahar palsu ditangkap. Saya lalu hubungi Nurcholis. Kita merasa tertipu," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Polresta Malang Kota memeriksa delapan pelajar SMPN 18 yang diduga menjadi korban kekerasan mantan kepala sekolah berinisial MAH.
Kalapas Cibinong nonaktif Wisnu Hani Putranto mengakui memerintahkan pemindahan barang setelah temuan Ombudsman RI.
Guru SD Negeri Ledoknongko Sleman terluka diserang wali murid menggunakan parang. Polisi menyebut insiden diduga dipicu miskomunikasi.
Warmindo di Mlati Sleman terbakar diduga akibat kebocoran gas yang memicu ledakan. Tiga karyawan mengalami luka bakar.
Kelurahan Keparakan membagikan telur omega dan susu kepada anak berisiko stunting melalui program PMT pada September 2026.
Kekeringan Kulonprogo meluas ke tujuh kapanewon. BPBD telah menyalurkan 1,8 juta liter air dan memperpanjang siaga darurat hingga 31 Desember.