Komnas HAM Desak Kampus dan Pesantren Bentuk Satgas TPKS
Komnas HAM meminta kampus, pesantren, dan ormas segera membentuk Satgas TPKS untuk memperkuat perlindungan korban kekerasan seksual.
Ilustrasi/Bisnis.com
Harianjogja.com, PALANGKA RAYA--Jika terpilih menjadi Ibu Kota Indonesia, Pemerintah Palangka Raya akan membangun Istana Kepresidenan sebagai tahap awal pembangunan pusat pemerintahan.
"Tahap awal, mungkin kami akan menyiapkan fasilitas untuk kantor maupun Istana Kepresidenan di Palangka Raya," kata Sekretaris Daerah Kalteng Fahrizal Fitri di Palangka Raya, Selasa (30/4/2019).
Hal itu siap dilakukan jika Palangka Raya dan sekitarnya secara resmi dipilih sebagai ibu kota pemerintahan yang baru. Untuk itu dalam waktu dekat pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat terkait rencana tersebut.
Fahrizal mengatakan, koordinasi akan dilakukan dengan Kementerian Dalam Negeri serta Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).
"Tujuannya untuk mengetahui, apa saja yang harus didukung ataupun disiapkan pemerintah provinsi dalam rangka perjalanan menuju ibu kota pemerintahan," ungkapnya.
Menurutnya berdasarkan perkembangan informasi terkini, tampaknya keputusan terkait pemindahan ibu kota pemerintahan dari Jakarta ke daerah luar Jawa semakin mengerucut.
Palangka Raya dan sekitarnya dinilai sangat siap menjadi salah satu alternatif calon ibu kota pemerintahan, terlebih seusai dilakukannya survei maupun penilaian terkait hal itu, baik oleh Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) RI dan pihak lainnya.
Apalagi letak geografis Kalteng sangatlah strategis, yaitu posisinya berada di tengah suatu wilayah, tidak memiliki gunung berapi, aman dari gempa dan memiliki ketersediaan yang cukup banyak terhadap kebutuhan dasar seperti air.
Bahkan saat ini Kalteng telah menyiapkan antara 300.000-500.000 hektare lahan untuk keperluan tersebut. Bappenas melalui Badan Informasi Geospasial telah melakukan survei berupa pemetaan terhadap kesiapan lahan di Kalteng pada pertengahan tahun 2018 lalu.
"Keinginan membangun kantor ataupun Istana Kepresidenan itu, supaya nanti presiden berkantor disini," candanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara/Bisnis.com
Komnas HAM meminta kampus, pesantren, dan ormas segera membentuk Satgas TPKS untuk memperkuat perlindungan korban kekerasan seksual.
Ramalan zodiak Minggu 17 Mei 2026 memprediksi Pisces jadi zodiak paling beruntung, sementara Aries diminta waspada soal finansial.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menghadapi pasangan India pada final Thailand Open 2026 setelah tampil impresif tanpa kehilangan gim.
Primbon Jawa menyebut Minggu Wage menjadi hari pantangan bagi weton Kamis Legi dan Kamis Pahing untuk acara penting.
Tanggal 17 Mei diperingati sebagai Hari Buku Nasional, Hari Hipertensi Sedunia, dan Hari Telekomunikasi Sedunia. Berikut maknanya.
Beragam acara seru digelar di Jogja Minggu 17 Mei 2026, mulai wisata budaya, pameran seni, pesta buku hingga expo kendaraan listrik.