Layani Lonjakan Pemudik, Pemerintah Kerahkan 4 Kapal Perintis

Sutarno
Sutarno Senin, 29 April 2019 07:37 WIB
Layani Lonjakan Pemudik, Pemerintah Kerahkan 4 Kapal Perintis

Kapal perintis/Antara

Harianjogja.com, JAKARTA--Tidak hanya mengandalkan kapal penumpang komersial yang ada, Kementerian Perhubungan juga akan mengerahkan empat kapal perintis untuk melayani lonjakan jumlah penumpang di Jawa Timur pada Lebaran 2019. 

Menurut Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut Ditjen Perhubungan Laut Kemenhub Wisnu Handoko, kenaikan jumlah penumpang selalu terjadi selama masa mudik dan balik Lebaran di pelabuhan-pelabuhan di Jatim, seperti Kalianget, Situbondo, Banyuwangi, Kangean, Sapeken, Sapudi, dan Pulau Raas.

Dia mengatakan tiga dari empat kapal perintis yang beroperasi di trayek R-16, R-17, R-18, dan R-19, bahkan sudah diremajakan tahun lalu, yakni KM Sabuk Nusantara (Sanus) 92, Sanus 99, dan Sanus 115.

"Kerja sama dan kreativitas pemerintah daerah mutlak diperlukan dalam mendukung optimalisasi pemanfaatan kapal perintis dan kapal tol laut," ujar Wisnu dalam siaran pers, Minggu (28/4/2019).

Ditjen Hubla, tutur dia, akan mendukung dan memberikan kesempatan kepada Dinas Perhubungan Provinsi Jatim untuk memodifikasi trayek reguler, berupa omisi atau deviasi, jika terjadi lonjakan penumpang di titik-titik pelabuhan tertentu.

Trayek R-16 mencakup rute Surabaya-Masalembo-Keramaian-Masalembo-Kalianget-Sapudi-Kangean-Sapeken-Pagerungan Besar-Sapeken-Tanjung Wangi-Sapeken-Pagerungan Besar-Sapeken-Tanjung Wangi– Sapeken–Pagerungan Besar–Sapeken–Kangean-Sapudi-Kalianget-Masalembo-Keramaian-Masalembo-Surabaya. Trayek ini dilayani oleh kapal KM Sanus 92 dengan berat 1.200 DWT yang dioperatori Pelni. 

Trayek R-17 meliputi rute Surabaya-Masalembo-Keramaian-Matasiri-Maradapan- Marabatuan-Batulicin-Kotabaru-Batulicin-Marabatuan-Maradapan-Matasiri-Keramaian-Masalembo-Surabaya. Trayek itu menggunakan kapal KM Sanus 99 dengan berat 1.200 DWT yang juga dioperatori Pelni. 

Trayek R-18 mencakup rute Surabaya-Kalianget-Kangean-Sapeken-Bulelen-100- Carik-Badas-Bima-Labuhan Bajo-Waikelo-Labuhan Bajo-Bima-Badas-Carik- Buleleng-Sapeken-Kangean-Kalianget-Surabaya. Trayek ini dilayani oleh kapal KM Bukit Patung dengan berat 350 DWT dan kapal pengganti KM Catherine S dengan berat 1.075 DWT yang dioperatori PT Citrabaru Adinusantara.

Trayek R-19 meliputi rute Surabaya-Masalembo-Keramaian-Masalembo-Kalianget- -Sapudi-Kangean-Sapeken-Pagerungan Besar-Sapeken-TanjungWangi-Sapeken-Pagerungan Besar–Sapeken–Kangean-Sapudi-Kalianget-Masalembo-Keramaian- Masalembo–Surabaya. Trayek ini menggunakan kapal KM Sabuk Nusantara 115 dengan berat 750 DWT yang dioperatori Pelni.

 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : bisnis.com

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online