OPINI: Bayi yang Tidak Diinginkan: Ujian Etika dan Kemanusiaan Kita
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Pembangunan terminal Bandara Internasional Yogyakarta di Kulonprogo, Sabtu (6/4/2019)./Harian Jogja-Budi Cahyana
Harianjogja.com, JAKARTA- Peresmian pengoperasian Bandara Kulonprogo atau Bandara Yogyakarya International Airport (YIA) di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bakal dilakukan dua pekan sebelum Lebaran. Sebelumnya peresmian bandara sempat ditunda.
Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi memastikan peresmian Bandara YIA ini akan dilakukan dua minggu sebelum lebaran Idul Fitri 2019.
"Bandara Kulonprogo diresmikan kira-kira dua minggu sebelum lebaran," ujar Menhub Budi Karya Sumadi di Car Free Day Bundaran HI, Minggu (28/4/2019).
Pihaknya saat ini sedang berkoordinasi untuk penerbangan lebih efektif dan berkelanjutan. Menurutnya pergerakan penerbangan masih stagnasi atau melambat sehingga belum efektif.
"Kami lihat belum terlalu continue banyak stagnasi, padahal penerbangan dari pagi hingga sore itu harus continue," tambahnya.
Menhub Budi Karya membantah pembatalan peresmian Bandara NYIA ini bukan menunggu presiden Joko Widodo (Jokowi).
Sebelumnya PT Angkasa Pura I (Persero) menginformasikan bandara komersil, yang digadang menjadi pengganti Bandara Adi Sutjipto tersebut akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo dengan pendaratan kali pertama di bandara tersebut.
Namun, kekinian pihak PT Angkasa Pura memastikan penundaan peresmian melalui pesan yang diterima Sabtu (27/4/2019).
"Menindaklanjuti informasi dari protokol presiden dan kemenhub maka acara peresmian pengoperasian Yogyakarta International Airport yang semula direncanakan pada Senin (29/4/2019) ditunda hingga informasi selanjutnya. Demikian yang dapat kami sampaikan. Mohon maaf atas ketidaknyamanan. Terima kasih," tulis VP Corporate Secretary PT Angkasa Pura, Handy H.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Seorang bayi tidak pernah memilih untuk dilahirkan. Ia tidak bersalah atas kondisi yang melatarbelakangi kehamilan.
Pencegahan stunting tidak hanya difokuskan pada anak, karena ibu juga harus mendapat perhatian.
PAD wisata Bantul baru Rp8,4 miliar hingga Mei 2026, turun dari tahun lalu. Faktor ekonomi dan kunjungan jadi penyebab.
DPAD DIY bersama DPRD DIY menggelar bedah buku bertajuk Menjadi Pemuda di Zaman yang Tak Mudah di Rompok Ndeso, Kuwaru RT 02, Kalurahan Poncosari, Bantul.
Wali Kota Jogja Hasto dorong kampung wisata jadi ruang belajar. Turis asing diusulkan ikut mengajar anak-anak.
Jadwal KRL Solo–Jogja Jumat 22 Mei 2026 kembali normal. Cek jam keberangkatan lengkap dari Palur hingga Tugu Jogja.