Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Ilustrasi banjir./Bisnis Indonesia-Paulus Tandi Bone
Harianjogja.com, BENGKULU - Warga korban banjir di Bengkulu harus menghadapi persoalan baru pasca-surutnya air yang merendam permukiman penduduk.
Bencana alam banjir yang sempat merendam sejumlah wilayah Kota Bengkulu Provinsi Bengkulu, khususnya di Kelurahan Sawah Lebar Baru Kecamatan Ratu Agung Kota Bengkulu mulai berangsur surut, Minggu (28/4/2019).
Namun, pemukiman penduduk yang mulai surut tersebut dimasuki lintah, pacat dan lipan. Hal tersebut diketahui ketika warga di RT 32 RW 08 Kelurahan Sawah Lebar Baru Kecamatan Ratu Agung, saat membersihkan rumah, pagi tadi.
\'Saya mengungsi di rumah anak kami di Padang Harapan. Sebab, rumah kami banjir, airnya sudah sampai setinggi lutut. Pagi tadi saya pulang melihat kondisi rumah dan ketika membuka pintu depan, ada lintah dan pacat yang keluar,\'\' kata salah satu warga RT 32 RW 08 Kelurahan Sawah Lebar Baru Kecamatan Ratu Agung, Amiryah, Minggu (28/4/2019).
Sejak tiga tahun terakhir menetap di RT 32 Kelurahan Sawah Lebar Baru, sampai Amiryah, kejadian masuknya hewan ke dalam rumah baru pertama kali ketika dilanda banjir. Sebab, selama ini banjir sama sekali tidak pernah terdampak banjir dan masuknya hewan tersebut.
\'\'Belum pernah, baru kali ini rumah kami dan seluruh tetangga kebanjiran,\'\' jelas Amiryah.
Ditambahkan, Lela salah satu warga RT 28 Kelurahan Sawah Lebar Baru Kecamatan Ratu Agung, saat ini kondisi air sudah mulai surut. Ketika air surut dirinya dan tetangganya menemukan lipan.
\'\'Ada beberapa tetangga saya rumah-nya tadi ketemu Lipan. Tadi dekat siring rumah saya juga saya lihat ada pacat,\'\' aku Lela.
Lela berharap, air segera surut secara keseluruhan sehingga rumah mereka yang dimasuki material lumpur dapat dibersihkan.
\'\'Harapan kami banjir segera surut agar kita bisa segera membersihkan rumah. Untuk pemerintah bisa mendistribusikan makanan siap saji maupun air bersih untuk kami konsumsi sehari-hari. Sebab saat ini, air sumur kami penuh dengan air kiriman banjir, peralatan untuk kami memasak juga basah semua,\'\' pungkas Lela.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
UMKM Keparakan didorong memperkuat higienitas produk agar mampu meningkatkan kepercayaan konsumen dan membidik wisatawan.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 1 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Dua anak perempuan diduga diculik saat hendak les di Menceng, Kalideres. Keduanya ditemukan terpisah dan kalung emas diduga dirampas.
Jadwal KA Bandara YIA Kamis 1 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan. Cek jadwal YIA-Tugu dan Tugu-YIA lengkap di sini.
Jadwal SIM Keliling Jogja Oktober 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Simak jam layanan dan syarat perpanjangan SIM A serta SIM C.