Demi Peran di Film Kuasa Gelap, Venly Arauna Rela Jadi Ubi
Venly Arauna rela kehilangan peran di proyek sebelumnya demi memerankan Daniel dalam film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah.
Ilustrasi hoaks./JIBI
Harianjogja.com, BOGOR--Pesan singkat di media sosial yang menyebutkan arus lalu lintas Jalur Puncak macet parah akibat sejumlah bencana di Kabupaten Bogor adalah hoaks.
"Itu hoaks. Sudah dijawab oleh Pak Kasat Lantas sampai saat ini Puncak tidak ada macet parah seperti yang beredar di media sosial," kata Kasubag Humas Polres Bogor, AKP Ita Puspita Lena, melalui pesan singkat, Sabtu (27/4/2019).
Menurut Ita, longsor terjadi di tiga titik Kecamatan Megamendung Kabupaten Bogor pada Kamis (25/4), yaitu Desa Megamendung, Desa Cipayung Girang, dan Desa Cipayung Datar.
Bencana di Desa Megamendung mengakibatkan tiga rumah terkena longsor, sedangkan bencana di Desa Cipayung Girang mengakibatkan jembatan penghubung antara kampung hanyut terbawa arus sungai, empat rumah terbawa banjir, dan tebing jalan lingkungan longsor.
Terakhir, bencana di Desa Cipayung Datar menyebabkan satu akses jalan kampung tak bisa dilewati dan tiga rumah terkena reruntuhan pohon.
"Secara keseluruhan tidak ada korban jiwa, sedangkan kerugian materi secara keseluruhan belum bisa ditafsirkan," kata Ita.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Venly Arauna rela kehilangan peran di proyek sebelumnya demi memerankan Daniel dalam film Kuasa Gelap: Perjanjian Darah.
Serikat PRT dan sejumlah organisasi sipil mendesak penegakan hukum kasus dugaan keracunan MBG di Jogja dan meminta kasus diusut tuntas.
Kajian renovasi Stadion Mandala Krida masuk tahap analisis. DPRD DIY menargetkan estimasi DED tersedia untuk penganggaran 2027.
ASDP Ketapang mengoperasikan 27 kapal untuk mempercepat penguraian antrean kendaraan sepanjang 8,5 km di Pelabuhan Ketapang.
Subsidi BBM dan LPG 3 kg dalam APBN 2027 turun Rp11,4 triliun dari usulan awal menjadi Rp261,5 triliun.
Prabowo menemui Megawati di Teuku Umar untuk takziah Guruh Soekarnoputra. Keduanya juga berbincang soal bangsa dan negara.