Ledakan Bom di Gereja & Hotel di Sri Lanka Tewaskan 156 Orang, Tak Ada WNI Jadi Korban

Iim Fathimah Timorria
Iim Fathimah Timorria Minggu, 21 April 2019 17:57 WIB
Ledakan Bom di Gereja & Hotel di Sri Lanka Tewaskan 156 Orang, Tak Ada WNI Jadi Korban

Petugas keamanan berjaga di luar Gereja St. Anthony, salah satu lokasi ledakan di Kolombo, Sri Lanka, Minggu (21/4/2019)./Reuters

Harianjogja.com, JAKARTA — Ledakan bom di sejumlah gereja dan hotel di Sri Lanka dilaporkan mencapai 156 orang, 36 di antara mereka adalah warga negara asing. Kementerian Luar Negeri Indonesia memastikan tidak ada warga negara Indonesia yang menjadi korban dalam tragedi pada Minggu (21/4/2019) tersebut.

Seorang warga Indonesia berinisial KW dilaporkan sempat berada di Hotel Shangri-La di Colombo yang merupakan salah satu lokasi kejadian, namun pihak Kedutaan Besar RI di Kolombo mengungkapkan bahwa WNI tersebut dalam keadaan selamat.

"Yang bersangkutan dalam keadaan selamat dan sudah dievakuasi oleh aparat keamanan Sri Lanka," ungkap juru bicara Kemlu RI Arrmanatha Nasir dalam keterangan tertulis.

Selain KW, beberapa WNI lainnya yang menginap di hotel Shangri-La dilaporkan tak berada di lokasi saat kejadian.

KBRI Kolombo terus memantau perkembangan situasi, termasuk kondisi WNI di sekitar lokasi kejadian dan berkoordinasi dengan otoritas setempat. Pihak perwakilan juga menyediakan saluran siaga di nomor +94 77 277 3123 bagi WNI yang terimbas kondisi ini.

Sampai saat ini, jumlah korban meninggal akibat ledakan bom di sejumlah gereja dan hotel di Sri Lanka dilaporkan mencapai 156 orang, 36 di antara mereka adalah warga negara asing. Selain korban meninggal, lebih dari 400 orang menderita luka-luka dalam peristiwa tersebut.

Di Gereja St. Sebastian yang menjadi salah satu sasaran ledakan, kepolisian menyebutkan korban meninggal mencapai 50 orang. Sementara di sebuah gereja di Batticaloa, media melaporkan 25 orang juga meninggal.

Selain rumah ibadah yang diisi jemaat yang tengah memperingati Paskah, lendakan juga terjadi tiga hotel di Kolombo yakni Hotel Shangri-La, Kingsbury, dan Hotel Cinnamon Grand. Belum dilaporkan apakah ada kerusakan di hotel tersebut.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia

Share

Budi Cahyana
Budi Cahyana Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online