Polrestabes Semarang Optimistis Ungkap Misteri Mayat Tanpa Kepala dan Terbakar
Penemuan mayat tanpa kepala dan dalam kondisi hangus terbakar di kawasan Pantai Marina, Kota Semarang, Kamis (8/9/2022), hingga kini masih menjadi misteri.
Tim SAR gabungan tengah mengevakuasi pendaki yang terjatuh dari jurang di Gunung Sindoro, Minggu (21/4/2019) dini hari. (Semarangpos.com-Basarnas Jateng)
Harianjogja.com, SEMARANG — Kecelakaan pendakian terjadi di Gunung Sindoro Kecamatan Kretek, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah (Jateng), Sabtu (20/4/2019) sore. Seorang pendaki asal Cipulir, Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Aulia Dhia, 16, mengalami nasib nahas. Ia jatuh ke jurang saat menuruni jalur pendakian Alang-alang Sewu.
Untung bagi Aulia. Ia selamat setelah tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi yang tergeletak di jurang selama hampir tiga jam lebih.
Kepala Basarnas Jateng, Aris Sofingi, menuturkan mulanya Aulia naik ke Gunung Sindoro pada Jumat (19/4/2019) sekitar pukul 20.30 WIB. Ia mendaki melalui jalur pendakian Alang-alang Sewu. Namun sampai di Pos 4, korban diduga mengalami kelelahan hingga hilang keseimbangan dan terjatuh ke jurang.
"Jadi survivor hendak turun menuju Base Camp Alang-alang Sewu, Sabtu sekitar pukul 15.30 WIB. Korban lalu terjatuh ke jurang dan mengalami patah tulang belakang, sehingga membutuhkan evakuasi," ujar Aris dalam keterangan resmi.
Setelah menerima informasi tersebut, Kepala Basarnas Jateng memerintahkan kepada Koordinator Basarnas Unit Siaga Wonosobo, Heri Sunandar, untuk melakukan evakuasi dan pertolongan.
"Basarnas dan tim SAR gabungan langsung melakukan pendakian dari pos 1 sampai pos 4 , setelah upaya pendakian pukul 20.40 WIB berhasil mencapai pos 4," terang Heri.
Heri mengatakan proses evakuasi pada korban mengalami kendala karena jalur pendakian curam dan gelap.
"Butuh waktu sekitar tiga jam untuk melakukan evakuasi. Proses evakuasi berjalan sukses, korban selamat dan dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Kretek untuk penanganan medis," imbuh Heri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Penemuan mayat tanpa kepala dan dalam kondisi hangus terbakar di kawasan Pantai Marina, Kota Semarang, Kamis (8/9/2022), hingga kini masih menjadi misteri.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo Jumat 22 Mei 2026. Berangkat hampir tiap jam dengan tarif Rp8.000, praktis dan hemat.
Ratusan anak muda gelar konser di Titik Nol Jogja, suarakan perlawanan dan solidaritas di tengah isu kriminalisasi aktivis.
PAD pariwisata Sleman terus naik, tapi pertumbuhannya melambat. Ini penyebab dan data lengkapnya.
Penyalahgunaan obat-obatan tertentu di Jogja meningkat dan mengancam generasi muda. BPOM ungkap dampak serius hingga risiko kematian.
Buku Kampus Pergerakan diluncurkan saat 28 tahun Reformasi, mengulas sejarah panjang perjuangan mahasiswa sejak 1986.