Berikut Daftar Harga BBM Pertamina Shell, dan BP-AKR per 17 Januari 2024
Harga Pertamax untuk wilayah Jawa turun menjadi Rp12.950 per liter dari akhir tahun lalu yang dipatok seharga Rp13.350 per liter.
Film Sexy Killers/Youtube
Harianjogja.com, JAKARTA--Film dokumenter produksi Watchdoc, Sexy Killers, viral dan menjadi perbincangan di kalangan warganet. Film besutan jurnalis Dhandy Dwi Laksono itu sudah ditonton lebih dari delapan juta kali di Youtube.
Film berdurasi hampir 1,5 jam itu menyorot sisi kelam bisnis tambang batu bara serta nasib masyarakat yang tinggal di daerah dekat pertambangan batu bara dan pembangkit listrik tenaga uap (PLTU).
Selain itu, film ini juga menyebut sejumlah nama, baik dari kubu paslon capres-cawapres nomor urut 01 Jokowi-Ma\'ruf Amin maupun paslon nomor urut 02 Prabowo-Sandiaga.
Dirilis menjelang pelaksanaan Pemilu 2019, Sexy Killers menuai beragam reaksi dari warganet.
Ada beberapa yang mengungkapkan keprihatinannya.
Ada pula yang menilai film ini mendorong gerakan golput karena menggambarkan hubungan langsung dan tak langsung capres-cawapres dengan bisnis batu bara.
"It seems #SexyKillers berhasil membuat suasana masa minggu tenang pilpres-pileg jadi sedikit gaduh..," tulis sebuah akun di Twitter.
"Sulit menampik bahwa film itu cenderung mendiskreditkan suatu pihak dan juga ada muatan untuk menggiring opini pemilih agar golput #SexyKillers," tulis akun lainnya.
Tak ketinggalan, film ini juga menarik perhatian penyanyi Via Vallen. Dia pun mengungkapkan unek-uneknya tentang film ini melalui akun Instagram-nya.
"Ada yang sudah nonton ini??? Pendapat kalian apa tentang video ini??? Aku udah nonton dari kemarin cuma masih dapet setengah dan itu bener2 udh bikin perasa’an dan pikiran ikut sedih, emosii, kesel jadi satu," tulis Via Vallen dalam postingan yang menampilkan film Sexy Killers.
Meski merasa sedih dan kesal, Via Vallen mengimbau agar masyarakat untuk saling menghargai pilihan masing-masing dalam pemilu. Dia juga berharap masyarakat tidak mendadak golput karena melihat tayangan film tersebut.
"Buat yang belum nonton, silahkan meluncur ke youtube buat nonton ini ( TONTON SAMPAI TUNTAS ) karena ini bisa membuka mata kalian yang suka MENGHINA para capres dan wapres kita agar kalian tidak SALING MENGHINA lagi," katanya.
"Manusia tidak ada yang sempurna, yang terlihat baik belum tentu baik dan yang terlihat buruk belum tentu buruk. Intinya saling menghargai pilihan masing - masing..karena kita cinta INDONESIA maka ciptakanlah pemilu yang aman,damai dan TIDAK GOLPUT," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Harga Pertamax untuk wilayah Jawa turun menjadi Rp12.950 per liter dari akhir tahun lalu yang dipatok seharga Rp13.350 per liter.
Satpol PP Solo bersama tim gabungan menertibkan penjual miras ilegal dan menyita 34 botol minuman beralkohol tak sesuai izin.
PSIM Jogja kalah 1-3 dari Arema FC di Super League 2025/2026. Van Gastel soroti start buruk dan kesalahan individu pemain.
Kominfo menjelaskan tiga peran orangtua dalam melindungi anak di ruang digital sesuai PP Tunas 2025 untuk menciptakan internet aman.
-Pendampingan yang dilakukan Astra Honda Motor terhadap Desa Wisata Krebet, Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pajangan, Bantul mulai menunjukkan dampak
BGN menegaskan Program Makan Bergizi Gratis tidak membagikan susu formula untuk bayi usia 0-6 bulan dan tetap mengutamakan ASI eksklusif.