Jokowi Sebut Pembangunan Infrastruktur Tidak Jawasentris

Krizia Putri Kinanti
Krizia Putri Kinanti Minggu, 14 April 2019 08:47 WIB
Jokowi Sebut Pembangunan Infrastruktur Tidak Jawasentris

Banner Debat Capres di Hotel Bidakara, Jakarta./Antara

Harianjogja.com, JAKARTA-– Debat calon presiden dan calon wakil presiden telah selesai digelar, Sabtu (13/4/2019). Calon presiden Indonesia nomor urut 1 tidak bertumpu pada pertumbuhan ekonomi saha, namun juga pada pembangunan infrastruktur.

Joko Widodo mengatakan bahwa pihaknya tidak bertumpu pada pertumbuhan ekonomi saja karena pembangunan infrastruktur menjadi salah satu kunci yang akan memajukan Indonesia.

"Membangun infrastruktur tidak Jawasentris saja tapi Indonesia-sentris, dengan adanya infrastruktur ada titik-titik pertumbuhan ekonomi baru," ujarnya pada pemaparan visi misi pada debat capres dan cawapres yang dilaksanakan di Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Jokowi menambahkan bahwa titik titik pertumbuhan ekonomi baru ini seperti Kawasan Industri Kecil, Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan ekonomi khusus pariwisata yang berimbas pada bahan-bahan kerajinan daerah sekitar.

Bisnis Indonesia, jaringan Harianjogja.com mencatat, saat ini sedikitnya ada tiga kawasan ekonomi khusus yang sudah beroperasi seluas 6.958 hektare. Ketiga KEK itu yakni KEK Arun, KEK Sei Mangkei, dan KEK Galang Batang, dan KEK Tanjung Api Api. Selain itu, Dewan KEK mencatat, ada sepuluh KEK lain yang diusulkan di Sumatra seluas 7.415 hektare.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis.com

Share

Nina Atmasari
Nina Atmasari Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online