6 Proyek Jalan Inpres di DIY Rampung, Perkuat Akses Ekonomi dan Wisata
Enam proyek Inpres Jalan Daerah di DIY telah rampung dengan anggaran Rp8,79 miliar. Infrastruktur ini memperkuat konektivitas dan ekonomi daerah.
Ilustrasi uang rupiah/Reuters
Harianjogja.com, JAKARTA - Kebocoran anggaran menjadi salah satu fokus perhatian calon presiden Joko Widodo.
Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma\'ruf Amin membeberkan jurus capres petahana untuk menangkal kebocoran anggaran negara. Satu di antaranya yakni menerapkan sistem e-budgeting di segala tingkat pemerintahan.
Influencer TKN Jokowi-Maruf, Eva Kusuma Sundari mengatakan kebocoran APBN sudah ada sejak era Orde Baru. Namun seiring berjalannya waktu tingkat kebocoran yang ada kian menurun.
"Kalau soal bocor, itu sudah penyakit sejak zaman Pak Soeharto, bahkan lebih parah. Karena dulu APBN itu tidak satu pintu, tapi banyak pintu. Sehingga Pak Harto bikin Kepres banyak banget hanya untuk memastikan duit itu terawasi melalui proses politik yang transparan," kata Eva dalam keterangan pers yang diterima, Sabtu (6/4/2019).
Politikus PDI Perjuangan itu menambahkan, peluang kebocoran anggaran negara akan tertutup apabila perencanaannya dilakukan secara digital dan transparan sebagaimana jurus Jokowi.
"Saya yakinkan kalau nanti pelaksanaan e-budgeting, e-procurement, e-planing, dilaksanakan seperti di DKI pada zamannya Pak Jokowi dan ini berlaku di seluruh Indonesia maka tidak akan ada lagi peluang bocor yang direncanakan," ujar Eva.
"Jadi kalau mau tidak bocor ya pilih Pak Jokowi," tegasnya.
"Karena Pak Jokowi punya sistem untuk memastikan tidak ada lagi niat untuk bocor itu terakomodasi," imbuhnya.
Eva lalu menyindir capres 02 Prabowo Subianto yang kerap mengkritik pemerintah soal kebocoran anggaran tapi tidak mempunyai solusi. Sedangkan Jokowi dinilai memiliki solusi atau jurus untuk menangkal kebocoran anggaran itu.
"Kalau Pak Prabowo tidak mempunyai rencana e-budgeting dan tetap ngomel tentang kebocoran, ya akan langgeng kebocoran itu. Jadi yang penting itu apa solusinya. Kalau Pak Jokowi solusinya e-budgeting. Dalam e-budgeting itu ada transparansi anggaran," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Enam proyek Inpres Jalan Daerah di DIY telah rampung dengan anggaran Rp8,79 miliar. Infrastruktur ini memperkuat konektivitas dan ekonomi daerah.
Rupiah melemah ke Rp17.952 per dolar AS dipicu ekspektasi kenaikan suku bunga The Fed dan sentimen global terbaru.
Prabowo tegaskan tak ada yang lebih genting dari kelaparan. Program MBG dinilai penting di tengah ancaman krisis pangan global.
PLN pastikan listrik di DIY kembali normal sejak 20 Juni 2026, layanan pelanggan kini stabil dan siap mendukung aktivitas masyarakat.
Kejari Kulonprogo kembalikan Rp344 juta uang korupsi BUMDes ke dua kalurahan untuk pemulihan kerugian masyarakat.
IHSG turun 3% dipicu kebijakan suku bunga global dan aksi risk-off investor. Simak analisis lengkap dan prospeknya.