Rezza Kalah dari Pemanah Korea Selatan, Indonesia Gagal Raih Medali Asian Games
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.
Ilustrasi jenazah./Antara-Ardiansyah
Harianjogja.com, JAKARTA--Seorang perempuan yang belum diketahui identitasnya tewas tertabrak kereta api Bogor-Jakarta di perlintasan kereta dekat Stasiun Kalibata, Jakarta Selatan pada Selasa (2/4/2019) sekitar pukul 21.00 WIB.
"Telah tertabrak kereta api di perlintasan [Kalibata] kereta jurusan Bogor ke Jakarta," kata Kapolsek Pancoran Komisaris Polisi, Endang Wahyu Kinasih saat dihubungi, Rabu (3/4/2019).
Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, Endang mengatakan perempuan tersebut hendak menyebarang di perlintasan dekat stasiun Kalibata yang tidak memiliki palang perlintasan.
"Itu, korban akan menyeberang di perlintasan kereta api yang tidak ada palang perlintasan, korban hanya melihat kereta yang jurusan Jakarta-Bogor yang sedang berhenti," ujar Endang.
Ketika berhasil menyebrang diperlintasan pertama, kata Endang, perempuan tersebut tak melihat ada kereta yang melaju cepat dari arah Bogor ke Jakarta.
"Korban tidak melihat atau memperhatikan kereta jurusan Bogor-Jakarta yang sedang melintas, sehingga langsung korban tertabrak," kata Endang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Rezza Octavia tersingkir di 16 besar Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Indonesia kembali tanpa medali recurve individu putri.
DPRD Kota Jogja mendorong pencegahan korupsi melalui penguatan sistem, tata kelola transparan, akuntabel, dan budaya integritas.
Polri menetapkan 196 tersangka dari 245 laporan karhutla hingga 28 September 2026. Kasus yang melibatkan korporasi juga terus didalami.
Bulog memastikan Beras Kita Premium dapat digunakan untuk kebutuhan MBG sesuai arahan pemerintah, sementara beras fortifikasi bukan pengganti beras premium.
Penempatan lintas daerah manajer KDKMP dilakukan untuk pemerataan SDM. Status tetap berlaku dan lokasi bisa disesuaikan dengan domisili.
Indonesia baru memiliki 66 dokter aritmia untuk sekitar 280 juta penduduk. Akses deteksi dini dan terapi gangguan irama jantung perlu diperluas.