Top Ten News Harianjogja.com Edisi Kamis 20 Agustus 2026
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Kamis (20/8/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis mulai dari infrastruk
Debit air Sungai Serang meningkat di Jembatan Serang, Desa Sendangsari, Pengasih, Kulonprogo, Minggu (17/3/2019)/Harian Jogja-Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY mengidentifikasi 46 desa rawan banjir di DIY, paling banyak berada di Kulonprogo. Sementara, desa di Gunungkidul bebas dari ancaman banjir.
Kepala Pelaksana BPBD DIY Biwara Yuswantana pada akhir tahun lalu mengatakan 46 desa tersebut masuk dalam kategori tinggi rawan banjir. Daerah itu meliputi 21 desa pada tujuh kecamatan di Kulonprogo, 13 desa pada 10 kecamatan di Bantul, sembilan desa pada lima kecamatan di Sleman, dan tiga kelurahan di dua kecamatan di Kota Jogja. Hanya Gunungkidul yang tak punya desa rawan banjir kategori tinggi. Sejauh ini, belum ada perubahan signifikan tentang daerah rawan banjir di provinsi ini.
“Pemetaan ini berdasarkan analisis risiko” kata dia.
Penentu kerawanan, menurut Biwara, adalah potensi curah hujan, peta kerentanan, dan kapasitas wilayah.
“Upaya penanggulangannya diarahkan ada zona-zona dengan resiko tinggi. Perlu kapasitas masyarakat dalam mengurangi risiko bencana dan infrastruktur di zona tersebut,” ujar dia.
Bewara mengatakan Gunungkidul tidak masuk ketegori tinggi rawan banjir meski pada 2017 lalu banjir sempat menggenangi SMK Tanjungsari. Musababnya, banjir yang terjadi di SMK Tanjungsari adalah dampak Siklon Tropis Cempaka yang membuat curah hujan sangat ekstrim. SMK Tanjungsari yang berada di permukaan tanah rendah pun terkena luapan air. Banjir di kawasan itu juga berasal dari sumber air di bawah tanah yang meluber.
Ia mengimbau warga yang tinggal di kawasan rawan banjir kategori tinggi untuk meningkatkan kewaspadaan. “Tidak ada salahnya jika warga meletakkan barang berharga di tempat aman hingga menyiapkan setiap saat bisa dibawa mengungsi.”
Selain itu, penduduk setempat juga dianjurkan memantau dan membersihkan selokan atau aliran air secara penting. “Tak kalah pentingnya memantau prediksi cuaca, curah hujan yang terjadi di wilayahnya, sekarang bisa dipantau lewat medsos atau radio,” kata Biwara.
BPBD DIY juga telah memetakan 64 lokasi rawan pergerakan tanah atau longsor. Kawasan-kawasan rawan itu tersebar di semua kabupaten dan kota, mencakup 16 titik di Bantul, 18 titik di Gunungkidul, dua titik di Kota Jogja, 11 titik di Kulonprogo, dan 17 titik di Sleman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Kamis (20/8/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis mulai dari infrastruk
adwal KRL Jogja-Solo Sabtu 22 Agustus 2026 tersedia sejak pagi hingga tengah malam. Cek jadwal lengkap tiap stasiun.
Arsenal resmi mendatangkan Ezri Konsa dari Aston Villa dengan transfer permanen. Bek Inggris itu akan mengenakan nomor punggung 15.
Presale konser Andrea Bocelli Romanza dibuka BNI mulai 21 Agustus 2026. Ada diskon hingga 20% dan cicilan hingga 12 bulan.
Paus Leo memperingatkan AI tidak boleh mengurangi nilai kemanusiaan dan meminta pemimpin politik memastikan teknologi melayani kepentingan bersama.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menilai kini waktu tepat mengakhiri perang dengan AS saat Iran berada dalam posisi kuat dan bermartabat.