Rute dan Jadwal Bus KSPN dari Malioboro Jogja Pantai Parangtritis Rabu 23 September
Wisatawan dari kawasan Malioboro yang hendak menuju Pantai Parangtritis pada Rabu (23/9/2026) dapat memanfaatkan Bus Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN
Wakil Sekjen Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan DPP Partai Nasdem Hermawi Taslim. /Ist-Nasdem.
Harianjogja.com, JAKARTA--Partai Nasdem mengecam keras terkait penyebaran fitnah berupa foto kondom bergambar pasangan capres-cawapres pasangan 01, Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin. Partai ini mendesak aparat kepolisian untuk mengusut penyebaran foto.
Wakil Sekjen Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan DPP Partai Nasdem Hermawi Taslim mengatakan penyebaran foto kondom tersebut pasti dilakukan secara sengaja untuk merusak citra Jokowi-Amin. Ia mencurigai, praktik kampanye kotor seperti itu tidak hanya untuk merusak citra paslon nomor urut 01, tetapi berniat memecah belah kesatuan dan persatuan bangsa Indonesia. Bukan tidak mungkin cara seperti itu akan membangkitkan fanatisme paslon kemudian masyarakat diadu domba dan pecah belah. Oleh karena itu pihaknya mendesak aparat kepolisian segera mengusut kasus tersebut.
"Kami berharap polisi harus sangat serius mengusut ini. Siapapun pelakunya harus dihukum. Kalau pun rakyat biasa,tetap harus diproses. Jangan sampai dimaafkan dengan alasan mereka hanya diperalat," katanya dalam rilisnya, Senin (11/3/2019).
Apalagi gambar kondom bergambar paslon Jokowi-Amin itu sudah tersebar melalui WhatsApp dan media sosial. Ia heran Jokowi-Amin selalu menjadi sasaran kampanye hitam dan tidak beretika, penyebaran gambar itu dinilai sebagai bentuk pembusukan citra paslon Jokowi-Amin.
"Cara-cara biadab dan tidak beretika seperti itu tidak boleh ada toleransi sedikitpun. Harus dibasmi. Tidak boleh berkembang menjadi budaya politik di Indonesia," ujarnya.
Partainya sepakat mengecam keras perilaku tindakan itu karena sudah tergolong hitam dan kotor dengan niat menjatuhkan lawan. Seharusnya pemilihan umum, baik pemilihan legislatif maupun pemilihan presiden merupakan wahana demokrasi yang bermoral, beretika dan sehat serta jauh dari praktik kotor.
"Masa kampanye, khususnya kampanye pilpres, harus menjadi momentum pemaparan program, visi dan misi para kandidat agar publik mempunyai gambaran mengenai para calon pemimpin. Bukannya merusak sendi-sendi demokrasi dengan cara menyebarkan fitnah yang keji tidak bermoral seperti in," ujar Wakil Direktur Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-KH Ma\'ruf Amin ini.
Partai Nasdem, kata dia, mengingatkan agar aturan hukum dan etika ada di atas segalanya. Pertarungan, kontestasi tetap harus dalam bingkai kaidah demokrasi. Ia sepakat semua pihak harus menjaga agar kontestasi ini berjalan di dalam koridor demokrasi dan aturan hukum. Karena jika sekali saja bermain fitnah, menyebarkan hoaks dan sejenisnya, maka pihak akan dengan mudah menumpangnya dengan saling tuding dan saling tuduh.
"Kami sungguh-sungguh mengecam bahkan mengutuk praktik seperti ini. Sudah melewati batas, tidak beretika sama sekali. Karena itu penegakan hukum harus berjalan," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Wisatawan dari kawasan Malioboro yang hendak menuju Pantai Parangtritis pada Rabu (23/9/2026) dapat memanfaatkan Bus Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 September 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
Harga mobil baru di AS mencapai sekitar US$50.000. Survei Cox Automotive menunjukkan 69% konsumen Gen Z mempertimbangkan merek China.
Bentley Torcal resmi debut sebagai mobil listrik pertama Bentley. SUV ini punya tenaga 888 PS, baterai 113,2 kWh, dan jarak tempuh hingga 600 km.
Pemkab Kulonprogo menguji pembayaran retribusi berbasis MPOS di wisata, pasar, dan parkir. Sistem ditargetkan siap diterapkan lebih luas pada 2027.
Mematikan mesin saat mengisi BBM di SPBU merupakan langkah keselamatan untuk mengurangi sumber penyalaan. Simak alasan dan aturan lainnya.