Herbalife Gandeng Yayasan Cita Sehat Cegah Stunting di Gunungkidul
Herbalife dan Yayasan Cita Sehat meluncurkan program pencegahan stunting di Kedungkeris Gunungkidul yang menyasar 275 penerima manfaat.
Dampak angin kencang dan hujan lebat di Blok O, Banguntapan, Bantul, Jumat (1/3/3019)./Harian Jogja-Desi Suryanto
Harianjogja.com, JOGJA—Sejumlah wilayah di DIY dilanda hujan deras dan diterpa angin kencang, Jumat (1/3/2019) kemarin. Angin kencang, hujan lebat, dan petir, diprediksi masih akan muncul hingga sepekan ke depan dan masyarakat sebaiknya hati-hati.
Hujan disertai angin kencang terjadi mulai pukul 14.00 WIB. Di Kota Jogja, pohon waru diameter 20 sentimeter dengan setinggi delapan meter tumbang menimpa bus yang sedang parkir di Halaman Parkir Kebun Binatang Gembira Loka, Rejowinangun. Pohon sawo juga tumbang menimpa atap warung makan depan sekolah PAUD Bintang Kecil Ketanggungan, Wirobrajan.
Di wilayah Banguntapan Bantul, bencana angin kencang juga melanda Komplek AAU, Blok Q dan RS Hardjolukito. Pohon ambruk menimpa mobil yang sedang parkir dan jaringan listrik.
Kepala Pelaksana BPBD DIY Biwara Yuswantara mengatakan selain di wilayah Kota Jogja hujan lebat disertai angin kencang juga melanda wilayah Bantul dan Sleman. Sejumlah pohon, baliho hingga tiang listrik dilaporkan roboh. Tidak ada laporan korban jiwa.
Kepala BPBD Kota Jogja Hari Wahyudi mengatakan tim masih terus mengevakuasi pohon yang roboh dan properti yang rusak akibat bencana tersebut. Dia memastikan tidak ada laporan korban jiwa maupun luka dari peristiwa tersebut. “Sebagian sudah ditangani, sebagian masih dalam proses. Ke depan kami bersama DLH akan melakukan mengecek kembali kondisi pepohonan,” kata dia.
Kepala Kelompok Data dan Informasi Stasiun Klimatologi BMKG Jogja Djoko Budiyono memprediksi sepekan ke depan sebagian besar wilayah DIY berpotensi hujan sedang-lebat disertai petir dan angin kencang. Hujan umumnya terjadi terutama di siang atau sore hari serta malam hari. Hujan dalam sehari mencapai 30-50 mm/hari dengan kategori sedang hingga lebat. Adapun kecepatan angin mencapai diatas 20 knot (36 km/jam).
Dia mengharapkan masyarakat meningkat kewaspadaan terutama menghadapi bencana hidrometeorologi seperti bahaya banjir, tanah longsor, angin kencang dan petir yang masih berpeluang muncul di wilayah DIY.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Herbalife dan Yayasan Cita Sehat meluncurkan program pencegahan stunting di Kedungkeris Gunungkidul yang menyasar 275 penerima manfaat.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 27 September 2026 dari Palur menuju Jogja/Tugu tersedia mulai pukul 05.00 WIB. Simak jadwal lengkapnya.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 27 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal setiap stasiun dan tarif Rp8.000.
DPRD Gunungkidul menegaskan Perubahan APBD 2026 harus berorientasi pada manfaat nyata bagi masyarakat, bukan sekadar besarnya anggaran.
HP mulai bermasalah? Kenali tanda pada layar, baterai, dan suhu sebelum memutuskan mengganti perangkat.
Bangun siang bisa memengaruhi ritme sirkadian, jadwal tidur, konsentrasi, suasana hati, hingga rutinitas harian. Ini 13 dampaknya.