650 Orang Berebut Posisi Volunteer MIF 2026 di Mandalika
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
keluarga Jokowi./Instagram-Suara.com
Harianjogja.com, BOGOR--Sebelum menjalani debat capres melawan rivalnya Prabowo Subianto malam ini, Presiden RI Joko Widodo memulai aktivitasnya Minggu pagi dengan berlari pagi di area Kebun Raya Bogor.
Seperti dirilis Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin, saat berlari, Presiden Jokowi didampingi Ajudan Presiden Kolonel Pnb. Mohammad Nurdin dan Asisten Ajudan Presiden Kapten Teddy Indra Wijaya serta beberapa anggota Paspampres.
Berangkat dari kediamannya di Wisma Bayurini, Istana Kepresidenan, Bogor, pada pukul 9.30 WIB, Presiden berlari menuju Kebun Raya Bogor.
Dengan menggunakan jaket berwarna merah dan celana panjang hitam, Presiden menyempatkan diri menyapa masyarakat dan tidak lupa melayani permintaan swafoto warga.
Setelah kurang lebih satu jam melakukan joging, Presiden pun kembali ke kediamannya pada pukul 10.40 WIB.
Debat kedua akan berlangsung di Hotel Sultan Jakarta, Minggu malam, dengan dipandu oleh dua moderator, yakni Tommy Tjokro dan Anisha Dasuki.
Debat dengan tema energi, sumber daya alam, lingkungan hidup, pangan, dan infrastruktur ini hanya akan diikuti dua capres.
Pilpres 2019 diikuti dua pasangan calon, yakni pasangan Jokowi-Ma\'ruf dan Prabowo-Sandiaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : antara
Sebanyak 650 orang mendaftar volunteer dan tim manajemen MIF 2026. Manajemen akan memilih 100 orang untuk ajang internasional di Mandalika.
Ratusan peserta membersihkan Pantai Baru Bantul. Gerindra mendorong kebersihan menjadi budaya untuk mendukung pariwisata dan ekonomi hijau.
Asah Kreativitas Anak Sejak Dini, Alfamart dan Johnson’s Gelar Lomba Mewarnai di Graha Bung Karno Klaten
Polres Wonosobo menggelar patroli skala besar pada malam libur untuk mengantisipasi balap liar dan berbagai potensi gangguan kamtibmas.
Penempatan manajer KopDes Merah Putih mempertimbangkan kesiapan titik, kuota, kapasitas wilayah, domisili, dan kebutuhan nasional.
Pengusaha Indonesia memiliki waktu sekitar 3 bulan menyiapkan standar Eropa sebelum IEU-CEPA ditargetkan berlaku awal 2027.