Sembilan Orang Meninggal Akibat DBD di Sumba Timur

Newswire
Newswire Kamis, 14 Februari 2019 17:57 WIB
Sembilan Orang Meninggal Akibat DBD di Sumba Timur

Ilustrasi nyamuk DBD/JIBI

Harianjogja.com, SUMBA TIMUR--Wabah Demam Berdarah Dengue (DBD) hingga saat ini masih terus mengancam warga Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT). Pada awal 2019 hingga Rabu (13/2/2019), dari tiga rumah sakit di Kota Waingapu, tercatat 351 warga dirawat karena DBD, sembilan diantaranya meninggal dunia.

Dari total warga yang diserang DBD maupun yang meninggal dunia, didominasi kategori usia anak-anak. Terbaru, Michael Fernandez, seorang anak berusia satu tahun ikut menjadi korban akibat DBD. Tangis duka cita pun pecah dari keluarga terutama Debora Rambu Riwa, sang bunda tak kuasa dibendung.

Walau berusaha tegar, sang ayah, Andreas pun tak kuasa membendung air matanya seiring banyaknya tetangga dan kerabat yang datang memberi ucapan duka dan simpati.

Adapun pasca-ditetapkan sebagai KLB oleh pemerintah setempat, lewat anggaran dana tak terduga dalam APBD, telah dicairkan dana lebih dari Rp1,4 miliar. Dana ini diperuntukan bagi pembiayaan perawatan warga yang terserang DBD, juga untuk penyediaan peralatan dan sarana pendukung lainnya seperti alat fogging dan abate.

"Selama Januari 2019 ada 86 pasien DBD yang kami tangani," kata Direktur RSUD Umbu Rara Meha Lely Harakai.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Okezone.com

Share

Sunartono
Sunartono Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online