UU Terorisme Masih Dominan Pidana, Deradikalisasi 7 Persen
UU Terorisme masih didominasi pidana dan pemenjaraan 77 persen. Pakar UMY mendorong penguatan deradikalisasi dan reintegrasi sosial.
Pasangan nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno mengikuti debat pertama Pilpres 2019, di Hotel Bidakara, Jakarta, Kamis (17/1/2019)./ANTARA-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA-- Dana kampanye Calon Presiden dan Wakil Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno per Januari 2019, sebesar Rp99,7 miliar dan pengeluaran sebesar Rp83,2 miliar.
Wakil Bendahara Badan Pemenangan Nasional ( BPN ) Prabowo - Sandiaga, Satrio Dimas menjelaskan bahwa untuk penerimaan dana sumbangan Rp99,7 miliar berasal dari itu berasal dari sumbangan Prabowo yakni sekitar Rp18 miliar, Sandiaga sekitar Rp22,8 miliar, sumbangan individu sekitar Rp74 juta, kelompok Rp171 juta.
Terkait pendanaan kampanye ini, Partai Gerindra hanya menyumbang dana Rp1,3 miliar ditambah dengan pendapatan bunga bank Rp45 juta sejak bulan September 2018 hingga Januari 2019.
"Kami harus sampaikan terima kasih dan apresiasi kepada masyarakat yang telah mendukung perjuangan kami untuk percaya kepada paslon kita. Ada sumbangan perorangan dan kelompok," kata Dimas di Prabowo - Sandiaga Media Center, Jalan Sriwijaya I, Jakarta Selatan, Rabu (31/1/2019).
Sedangkan untuk dana kampanye sejak Desember 2018 hingga Januari 2019, Prabowo - Sandiaga telah mengeluarkan sekitar Rp83,2 miliar.
Pengeluaran terbesar di bulan Januari itu untuk keperluan operasional sebesar Rp37,4 miliar yang terdiri dari pertemuan terbatas, tatap muka, iklan media, alat peraga kampanye (APK), bahan kampanye dan operasional lainnya. Sisanya dana kampanye sebesar Rp34,8 miliar digunakan untuk pengeluaran modal seperti pembelian kendaraan, peralatan dan lain-lain.
"Kita bisa lihat selama empat bulan kami menjalankan kegiatan kampanye, kurang lebih setiap bulan hampir Rp25 miliar atau rata-rata hari kerja operasi, kampanye, Rp1 miliar per hari," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
UU Terorisme masih didominasi pidana dan pemenjaraan 77 persen. Pakar UMY mendorong penguatan deradikalisasi dan reintegrasi sosial.
DPRD Kota Jogja mendorong penguatan Pokmair 30 di Kampung Kadipaten Wetan untuk menjaga keberlanjutan akses air bersih warga.
Cek jadwal SIM Keliling dan SIM Corner Polda DIY Oktober 2026, lengkap dengan lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
TP-PKK Demangan dibekali pengetahuan pangan sehat, aktivitas fisik, dan komunikasi kesehatan untuk mencegah diabetes serta obesitas.
Kebakaran Transhome di Berbah, Sleman, menewaskan dua perempuan dan menyebabkan kerugian sementara diperkirakan puluhan miliar rupiah.
Cek jadwal SIM Gunungkidul Oktober 2026 di Satpas, SIMMADE, SIMPITU, SIM Station, SIM Keliling, dan layanan malam.