2.945 Titik Panas Terdeteksi di Sumatra, Asap Ganggu Pekanbaru
BMKG mendeteksi 2.945 titik panas di Sumatra, dengan 491 titik berada di Riau. Asap karhutla mengganggu jarak pandang Pekanbaru.
Ilustrasi/Istimewa
Harianjogja.com, JAKARTA--Kamis (17/1/2019), debat capres-cawapres perdana akan mulai digelar. Pendukung calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) optitmistis jika capres yang diusungnya akan unggul dalam debat perdana.
Menjelang debat perdana capres, Jokowi menyampaikan arahan serta evaluasi jalannya kampanye selama hampir tiga bulan ini. Hal itu berlangsung saat pertemuan Jokowi dengan ketua umum partai politik anggota Koalisi Indonesia Kerja (KIK) di sebuah restoran di kawasan Menteng, Jakarta, Selasa (15/1/2019) malam.
Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie menilai berdasar pertemuan dengan para ketua umum parpol, Jokowi akan unggul pada debat perdana. Di sisi lain, ia memperkirakan Prabowo akan tampil dengan retorika pesimisme dan ketakutan yang seolah-olah dia akan menjadi pahlawan penyelamat bangsa.
"Pertemuan antara Pak Jokowi dengan para ketua umum parpol itu berjalan serius tapi santai," kata Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Grace Natalie, di Jakarta, Rabu (16/1/2019).
Pada pertemuan tersebut, Joko Widodo menyampaikan paparan, arahan, dan evaluasi jalannya kampanye selama hampir tiga bulan terakhir. Di sisi lain, para ketua umum parpol memberikan masukan bagaimana jalannya kampanye yang efektif dan produktif.
"Dari paparan Pak Jokowi dan juga masukan dari para ketua umum, saya semakin yakin Pak Jokowi akan unggul di debat pertama nanti," kata Grace.
Menurut Grace, debat capres-cawapres sejatinya tidak hanya perang retorika dan silat kata-kata, tapi sampai sejauh mana capres memahami substansi masalah dan solusi konkret dalam menyelesaikan persoalan bangsa.
"Di sinilah keunggulan Pak Jokowi yang telah berpengalaman dan sudah terbukti menjadi pelayan rakyat yang baik sejak menjadi wali kota di Solo, Gubernur DKI Jakarta, dan Presiden pada periode pertama," lanjutnya.
Sementara itu, kata dia, Prabowo diperkirakan akan mengumbar retorika pesimisme dan ketakutan yang seolah-olah dia akan menjadi pahlawan penyelamat bangsa ini.
"Padahal sebenarnya kerusakan Indonesia justru terjadi pada pemerintahan orde baru yang sarat dengan korupsi, kolusi, dan nepotisme," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
BMKG mendeteksi 2.945 titik panas di Sumatra, dengan 491 titik berada di Riau. Asap karhutla mengganggu jarak pandang Pekanbaru.
Jet tempur Sukhoi TNI AU tergelincir di Bandara Sultan Hasanuddin. Simak sejarah pembelian 11 unit Sukhoi SU-35 dari Rusia.
Pemerintah menyiapkan pemulihan Desa Adat Sade setelah kebakaran menghanguskan 167 bangunan dan benda warisan budaya Suku Sasak.
Film Laut Bercerita melibatkan dua fotografer khusus untuk menghidupkan detail visual tragedi penghilangan aktivis 1998.
Portal UGM AI Tech4Disaster telah menghimpun sekitar 1.400 laporan warga untuk membantu pemetaan kebutuhan logistik pascabencana NTT.
Pria 40 tahun ditemukan tewas penuh luka di rumah warga Pajangan Bantul. Polisi masih menyelidiki penyebab kematiannya.