Pembangunan Gapura Pantai Baru Bantul Dikebut, Rampung November 2026
Gapura sekaligus TPR Pantai Baru Bantul ditargetkan rampung November 2026, mengusung konsep wisata kuliner seafood dengan ikon udang dan kepiting.
Nukman Luthfie/Ist-Twitter
Harianjogja.com, KENDAL - Jenazah pakar media sosial Indonesia Nukman Luthfie yang meninggal Sabtu (12/1/2019) pukul 22.15 di Jogja, dimakankan di Kompleks Tempat Pemakaman Umum (TPU) Grabag, Langenharjo, Kabupaten Kendal, Jateng, Minggu (13/1/2019), berdekatan dengan makam kakeknya dan persis di samping makam ibundanya.
Kakek Nukman adalah KH Achmad Abdul Hamid yang merupakan ulama besar Nahdlatul Ulama (NU) yang juga pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah Kendal, sekaligus Imam Masjid Besar Kendal. Beliau juga merupakan sahabat KH Wahid Hasyim.
Jenazah sosok kelahiran Semarang, 24 September 1964 itu tiba dari Yogyakarta di Masjid Besar Kendal sekitar pukul 09.30 WIB untuk dishalatkan, sebelum diberangkatkan ke pemakaman.
Para pelayat dari berbagai kalangan berdatangan, seperti kawan-kawan sekolahnya, rekan kerja, termasuk dari jaringan Gusdurian, untuk mengantarkan almarhum ke peristirahatan terakhir.
Sejumlah karangan bunga terlihat di pintu masuk kompleks makam, seperti dari Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, kawan-kawan ALSTE (Alumni SMA Negeri 3 Semarang).
Adik almarhum, Fahmi Makky (52) menjelaskan pemakaman di Kendal itu merupakan permintaan istri Nukman dengan pertimbangan keluarga besar agar satu kompleks dengan makam ibu dan kakeknya.
"Kebetulan, Mas Nukman ini dulu pernah diasuh Mbak Kakung [KH Achmad Abdul Hamid]. Kalau tidak salah pas taman kanak-kanak [TK] di Kendal, kemudian sekolah dasar [SD] di Semarang," katanya.
Sebagai penanda, nisan makam alumnus Jurusan Teknik Nuklir UGM itu pun terlihat sederhana dengan nama yang tidak diukir sebagaimana nisan biasanya, melainkan ditulis dengan spidol.
"Memang sudah menjadi tradisi dalam keluarga untuk nisan tidak pakai nama. Ya, cukup seperti itu. Sebagai penanda saja kalau ada keluarga jauh datang untuk menengok," katanya.
Mengenai sakit yang diderita almarhum, Fahmi menceritakan kakaknya yang merupakan anak kedua dari sembilan bersaudara itu sudah ketiga kalinya ini terkena serangan stroke.
Sebelumnya, kata dia, almarhum sudah dua kali terkena strok, tetapi pulih, hingga serangan ketiga yang membuatnya harus dirawat selama seminggu di RS Bethesda Yogyakarta.
"Sebenarnya, tadi [12/1/2019] malam itu Mas Nukman persiapan pulang. Sudah diizinkan dokter dirawat di Jakarta, tetapi harus dibawa pakai ambulans dengan dokter. Namun, paginya drop hingga akhirnya meninggal," kata Fahmi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Gapura sekaligus TPR Pantai Baru Bantul ditargetkan rampung November 2026, mengusung konsep wisata kuliner seafood dengan ikon udang dan kepiting.
UNS Surakarta juara Campus League Badminton 2026 setelah menaklukkan BINUS dalam drama tiga set. UNS juga meraih gelar ganda putra.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) memperkuat sinergi dengan PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW) dan para pelaku usaha di kawasan industri
Guruh Soekarnoputra wafat di usia 73 tahun. Simak profil, pendidikan, perjalanan seni, penghargaan, hingga kiprahnya di DPR.
Sakit gigi berulang dan gigi berlubang dalam bisa menjadi tanda kerusakan. Kenali kapan Perawatan Saluran Akar atau PSA diperlukan.
Guruh Soekarnoputra meninggal dunia pada usia 73 tahun. Simak profil, perjalanan seni, Guruh Gipsy, hingga kiprahnya di dunia politik.