Pabrik Hidrogen Hijau Pertama Pertamina Siap Beroperasi Tahun Ini
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Megawati Soekarnoputri. /Okezone-Bayu
Harianjogja.com, JAKARTA- Megawati Soekarnoputri dalam acara HUT ke-46 PDI Perjuangan mengungkap hubungan partainya dengan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).
Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menilai Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar kerap lupa dengan sejarah partai. Terutama saat Megawati maju sebagai Wakil Presiden tahun 1999 mendampingi Abdurrahman Wahid (Gus Dur).
Saat memberikan sambutan di acara HUT ke-46 dan Rakornas PDI Perjuangan, Megawati mengingatkan pria yang akrab disapa Cak Imin. Ia menegaskan, jika PKB lah yang dulu mengajukan dirinya sebagai Wakil presiden.
"Akhrinya saya yang mencalonkan sebagai Wapres waktu itu PKB. Jangan lupa lho Pak Muhaimin. Pak Muhaimin suka lupa," ujar Mega kepada Cak imin yang juga hadir dalam acara tersebut di JI-Expo Kemayoran, Jakarta Pusat, Kamis (10/1/2019).
Saat Gus Dur terpilih sebagai presiden ke 4 RI pada tahun 1999. Megawati yang kala itu juga mencalonkan diri sebagai caon presiden mengaku mendapat tawaran langsung dari Gus Dur untuk mendampinginya sebagai Calon Wakil Presiden. Namun Megawati menolak tawaran tersebut.
"Beliau [Gus Dur] bilang mbak yang jadi wakil presiden saya. Saya tadinya nggak mau karena perintah kongres partai ketua umum harus jadi presiden. Jadi saya bilang nggak mau, saya nggak ada penugasan dari partai," terangnya.
Selain itu Megawati mengaku salah satu alasannya menolak karena PKB saat itu baru saja muncul sebagai peserta pemilu. Ketua PKB saat itu, Alm Matori Abdul Djalil pun meminta Megawati mau menjadi wakil presiden.
"Jadi beliau [Matori Abdul Djalil] sampai nyuwun ayo toh mba ko ga mau jadi wakil, Akhrinya saya yang mencalonkan sebagai wapres waktu itu PKB. Jangan lupa loh pak Muhaimin," terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Pertamina menargetkan pabrik hidrogen hijau pertama di PLTP Ulubelu, Lampung, mulai beroperasi pada November 2026.
Distribusi Minyakita melalui BUMN mencapai 50,16%, namun harga rata-rata nasional masih berada di atas HET Rp15.700 per liter.
PDIP Kota Yogyakarta menanam 300 pohon, menggelar simulasi bencana, dan pelayanan kesehatan lansia saat pelantikan pengurus.
Samsung Galaxy Watch Ultra2 hadir dengan fitur kesehatan berbasis AI untuk trail running, diving, dan pemantauan kebugaran harian.
Fenomena upwelling di Waduk Kedung Ombo Boyolali menyebabkan 10 ton ikan mati dan kerugian petani KJA mencapai Rp247 juta.
Festival Dolanan Bocah Suryodiningratan di Jogja melibatkan 100 anak untuk melestarikan budaya sekaligus mengurangi ketergantungan gadget.