Nelayan Korban Tsunami Selat Sunda Butuh Bantuan Perahu

Newswire
Newswire Senin, 31 Desember 2018 11:17 WIB
Nelayan Korban Tsunami Selat Sunda Butuh Bantuan Perahu

Ilustrasi kapal nelayan./Bisnis Indonesia-Endang Muchtar

Harianjogja.com, BANDARLAMPUNG- Puluhan nelayan di perairan Teluk Kiluan, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, yang perahunya hancur akibat terjangan tsunami mengharapkan bantuan perahu dari pemerintah setempat.

"Nelayan mohon dibantu perahunya agar bisa melaut lagi," kata Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tanggamus, Maryani saat dihubungi melalui teleponnya, Minggu (30/12/2018).

Maryani menjelaskan, mayoritas warga di Pantai Teluk Kiluan berprofesi sebagai nelayan. Sebagian dari itu juga warga berprofesi sebagai petani di kebunnya masing-masing.

"Tapi yang terbanyak nelayan, karena itu mereka meminta bantuan perahu selain dari logistik," kata dia menerangkan.

Sebagian nelayan saat ini belum ada yang melanjutkan aktifitasnya. Selain perahunya rusak, kondisi angin hingga saat ini sangat kencang.

"Siang ini kondisi laut normal, hanya saja angin bertiup cukup kencang dan nelayan yang masih punya perahu tidak bisa melanjutkan aktifitasnya," kata dia.

Tsunami yang menghantam tiga dusun, yakni Sinar Maju, Sinar Agung, dan Bandung Jaya, Teluk Kiluan, Kabupaten Tanggamus telah merusak sedikitnya 72 perahu nelayan dan empat vila di dermaga setempat.

Selain itu, satu rumah hilang total, tiga rumah rusak berat, satu selter roboh, dan satu balita berumur tiga tahun meninggal dunia.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online