Korban Tsunami Selat Sunda Dapat Bantuan Kemanusiaan Rp1,3 Miliar dari Uni Eropa

Newswire
Newswire Senin, 31 Desember 2018 05:17 WIB
Korban Tsunami Selat Sunda Dapat Bantuan Kemanusiaan Rp1,3 Miliar dari Uni Eropa

Petugas kepolisian menggendong warga korban tsunami yang berasal dari Pulau Sebesi dan Sebuku Lampung Selatan setibanya di Pelabuhan Bakauheni Lampung Selatan, Lampung, Rabu (26/12/2018)./Antara-Ardiansyah

Harianjogja.com, JAKARTA-Uni Eropa memutuskan untuk memberikan bantuan kemanusiaan sebesar 80.000 euro atau sekitar Rp1,3 miliar untuk korban dan masyarakat yang terdampak bencana tsunami yang melanda pesisir Selat Sunda, Sabtu (22/12/2018) 2018.

Berdasarkan keterangan pers Uni Eropa yang diterima Antara di Jakarta, Minggu (30/12/2018), dana kemanusiaan yang disalurkan pada Desember ini merupakan tambahan dari bantuan Uni Eropa untuk mengatasi bencana alam yang melanda Indonesia dalam kurun waktu enam bulan terakhir, yakni 650.000 euro untuk bantuan kemanusiaan pascagempa Lombok dan 1,5 juta euro bantuan darurat untuk korban gempa Sulawesi Tengah.

Dana tambahan 1,3 miliar tersebut utamanya akan disalurkan untuk membantu masyarakat yang terdampak tsunami yang menghantam pesisir Selat Sunda di Provinsi Banten dan Lampung, pada 22 Desember 2018 yang mengakibatkan sedikitnya 425 orang meninggal serta kerusakan infrastruktur yang luas.

Dana tersebut juga akan digunakan untuk mendukung upaya tanggap darurat Palang Merah Indonesia (PMI), seperti dalam pengadaan air bersih, selimut, tenda, pelayanan medis dan kesehatan, serta untuk membantu menciptakan kembali mata pencaharian masyarakat yang hilang.

Uni Eropa melalui Departemen Operasi Perlindungan Sipil dan Bantuan Kemanusiaan (ECHO) juga telah mengirim ahli bantuan kemanusiaan ke wilayah yang terdampak tsunami Selat Sunda untuk mengkaji berbagai kebutuhan darurat yang diperlukan.

Layanan pemetaan dari satelit Copernicus Uni Eropa juga telah diaktivasi untuk mengkaji kerusakan akibat tsunami di area pesisir Selat Sunda.

Sebelumya, Uni Eropa telah memberikan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat di Lombok yang terdampak gempa besar yang menewaskan lebih dari 500 orang dan kerusakan infrastruktur pada Juli 2018.

Uni Eropa juga mengirim bantuan kemanusiaan bagi masyarakat yang terdampak gempa bumi serta tsunami di Sulawesi Tengah pada September 2018 yang menyebabkan lebih dari 2.100 orang meninggal dan kerusakan infrastruktur yang parah.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online