Waspada, WHO Tetapkan Ebola Kongo-Uganda Darurat Kesehatan Global
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Wakil Ketua Umum PAN, Viva Yoga Mauladi./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA- Sejumlah kader PAN belakangan mundur dari kepengurusan partai.
Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi mengatakan partainya tidak terpengaruh dan tetap solid meskipun ada beberapa pengurus di partai tersebut memilih mundur serta non-aktif di kepengurusan di bawah kepemimpinan Zulkifli Hasan.
"PAN tetap solid, komit, dan semangat mengobarkan perjuangan merebut kemenangan di Pemilu 2019," kata Viva Yoga di Jakarta, Kamis (27/12/2018).
Hal itu dikatakannya menanggapi mundurnya beberapa kader PAN dari kepengurusan partai seperti Sekretaris Dewan Kehormatan PAN Putra Jaya Husin, Bendahara Umum DPP PAN Nasrullah dan Ketua DPP PAN Agung Mozin.
Viva mengatakan Putra Jaya dan Agung Mozin adalah kader handal PAN, mereka sejak awal adalah pejuang partai dan sejak PAN berdiri, telah terlibat aktif.
Dia mengatakan, dirinya telah bicara dengan Agung Mozin menanyakan alasan pengunduran diri sebagai pengurus DPP PAN yaitu ingin lebih fokus ke bisnis.
"Beliau tidak mundur sebagai anggota PAN, samping itu karena bang Agung tidak menyalonkan sebagai caleg di pemilu 2019. Mereka tetap berjuang untuk kebesaran PAN," ujarnya.
Menurut dia, Putra Jaya juga ingin fokus di bisnis dan dirinya sering berkomunikasi serta bertukar pikiran sehingga tidak ada komunikasi yang terhambat.
Viva menilai apabila ada kader yang memilih non-aktif atau mengundurkan diri dari kepengurusan partai, maka merupakan hal yang biasa sehingga menjadi bukti proses perkaderan partai berjalan.
"Tentang mekanisme, tata cara, dan prosedur organisasi kepartaian dan proses pengambilan keputusan, telah diatur di AD/ ART partai dan pedoman organisasi. Sampai saat ini berjalan baik," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
WHO menetapkan wabah Ebola di Kongo dan Uganda sebagai darurat kesehatan global akibat risiko penyebaran lintas negara.
Jadwal KRL Jogja–Solo 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Yogyakarta hingga Palur. Cek jam berangkat terbaru di sini.
Jadwal KRL Solo–Jogja 20 Mei 2026 lengkap semua stasiun dari Palur ke Tugu. Cek jam berangkat terbaru dan tarif Rp8.000.
Pengurusan SKKH di Sleman masih sepi jelang Iduladha 2026. DP3 tingkatkan pengawasan karena ancaman PMK masih ada.
Lima WNI ditahan Israel saat misi kemanusiaan ke Gaza. Pemerintah RI mendesak pembebasan dan perlindungan.
UMKM di RTP Bulak Tabak Kulonprogo mengeluh sepi pembeli saat musim haji 2026, dampak ekonomi dari embarkasi belum terasa.