6 Penyelam Basarnas Cari Korban di Dalam KM Virgo Transport 8
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Fadli Zon bergaya seperti pantomim/Twitter
Harianjogja.com, JAKARTA- Riasan wajah politikus Fadli Zon yang bergaya ala pantomim disindir rivalnya Ali Mochtar Ngabalin.
Ali Mochtar Ngabalin menyindir Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon, yang memakai riasan wajah ala pantomim untuk membuat klip video Tangan Besi .
Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden Jokowi itu mengatakan, Fadli Zon yang juga berstatus Wakil Ketua DPR RI tak pantas seperti itu.
“Seharusnya malu lah, masak Wakil Ketua DPR RI seperti itu. Wajahnya pakai bedak, makeup, pakai gincu di bibir. Hati-hati, nanti publik melihat dua kepribadian, mengira Fadli Zon ACDC [idiom untuk sebutan gay],” tutur Ngabalin, Jumat (21/12/2018).
Untuk diketahui, Fadli Zon, bersama sejumlah tokoh lainnya tengah membuat klip video berjudul “Tangan Besi”.
Selain Fadli Zon, tokoh-tokoh lain yang terlibat ialah Ahmad Dhani, Sang Alang, Derry Sulaiman, dan aktor Fauzi Baadila, serta Neno Warisman.
Fadli Zon lantas mengunggah foto dirinya memakai riasan ala pantomim tersebut ke akun Twitter miliknya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Basarnas mengerahkan enam penyelam untuk mencari korban KM Virgo Transport 8 yang tenggelam di Laut Jawa.
Kemenpar memperkuat keselamatan wisatawan di kawasan gunung api melalui pemetaan risiko, SOP, infrastruktur mitigasi, dan kompetensi pemandu.
Adhi Karya memastikan girder Tol Jogja-Solo di Kronggahan aman dengan bracing sementara. Pemasangan diafragma kini mulai dilakukan.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.
Kejagung menyebut kerugian negara dalam kasus dugaan korupsi tata kelola MBG mencapai sekitar Rp10 triliun berdasarkan penghitungan BPKP.