Pengamat Politik : Peran Ma'ruf Amin Belum Berpengaruh Dongkrak Elektabilitas
Peran Cawapres Maruf Amin sebagai calon pendamping Joko Widodo dinilai belum berpengaruh mendongkrak elektabilitas pasangan tersebut.
Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan Wakil Presiden Jusuf Kalla (tengah) dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Maruf Amin sebelum memimpin rapat pleno Komite Nasional Keuangan Syariah di Kantor Presiden, Jakarta, Senin (5/2)./ANTARA-Puspa Perwitasari
Harianjogja.com, JAKARTA — Pemilihan Presiden 2019 akan diikuti dua pasang calon yakni Joko Widodo-Ma\'ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Wakil Presiden Jusuf Kalla yang juga sebagai Ketua Dewan Pengarah Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma\'ruf Amin mengatakan sinkronisasi pemilihan calon legislatif dan presiden 2019 dibutuhkan untuk memenangkan calon petahana tersebut.
"Tetap dibutuhkan yang paling penting koordinasi. Koordinasi antara partai dengan antara capres dengan calegnya. Jadi bagaimana mensinkronkan pemilihan legislatif dengan pilpresnya. Jadi bagaimana mensinkronkannya. Itu jadi perhatian kita," katanya di kediaman pribadinya di Jl. Brawijaya No. 6, Jakarta Selatan, Senin (17/12/2019).
Selain itu, saat ini kampanye dari pintu ke pintu harus ditonjolkan. Sebabnya kampanye dengan pengarahan massa yang sangat besar melalui rapat umum dan kovoi sudah dilarang KPU.
" Karena kampanye itu sekarang bukan lagi kampanye massa. Jadi otomatis door to door, karena tidak ada lagi rapat umum, artinya terbatas lah, tidak ada rally sepeda motor kemana-mana. Akhirnya door to door," ujarnya.
Untuk diketahui, dalam kesempatan tersebut tim pengarah dan tim penasihat Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma\'ruf Amin hadir secara lengkap.
Beberapa tokoh yang hadir di antaranya Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang, Ketua Umum Partai Perindo Hary Tanoesoedibjo.
Para ketua umum partai tersebut hadir sebagai Dewan Penasihat Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma’ruf Amin.
Selain itu hadir pula Wakil Ketua TKN Moeldoko, Wakil Ketua TKN Hajriyanto Tohari, Dewan Pengarah TKN Akbar Tandjung, anggota Dewan Pengarah TKN Jokowi-Ma’ruf Amin Pramono Anung serta sembilan orang Sekretaris Jenderal Partai Koalisi Indonesia Kerja.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Peran Cawapres Maruf Amin sebagai calon pendamping Joko Widodo dinilai belum berpengaruh mendongkrak elektabilitas pasangan tersebut.
DPRD DIY menyoroti indikator kinerja daerah yang baru 40 persen meski ekonomi DIY tumbuh dan angka kemiskinan menurun.
Maskapai penerbangan Eropa mulai memangkas penerbangan akibat lonjakan harga bahan bakar jet yang membuat sejumlah rute tidak lagi menguntungkan.
Meta menghadirkan fitur Incognito Chat AI di WhatsApp dengan teknologi Pemrosesan Privat untuk menjaga kerahasiaan percakapan pengguna.
KPK memperpanjang penahanan Bupati nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Wibowo terkait dugaan korupsi pemerasan OPD.
Mendag Budi Santoso memastikan impor bahan baku plastik berupa nafta dari AS mulai masuk Indonesia pada pertengahan Mei 2026.