Polri Andalkan Data Satelit untuk Deteksi Karhutla, Ribuan Personel Dikerahkan
Polri memanfaatkan data satelit dan Crisis Monitoring Center untuk mempercepat deteksi karhutla selama Operasi Aman Nusa II 2026.
Evakuasi korban KKB Papua./Okezone.com-Chanry
Harianjogja.com, TIMIKA - Satu lagi jenazah korban pembantaian Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, ditemukan oleh pasukan gabungan TNI-Polri, Minggu (9/12/2018).
Menurut Kepala Penerangan Kodam XVII/Cenderawasih, Kolonel Inf Muhammad Aidi, jenazah korban ditemukan sekitar pukul 13.00 Wita di dalam hutan yang jaraknya 500 meter sampai satu kilometer dari lokasi pembantaian di lereng bukit Kabo.
"Ciri-ciri umum jenazah jenis kelamin laki-laki, berambut panjang, menggunakan celana panjang warna putih. Kondisi jenazah sudah mulai rusak atau membusuk," kata Aidi dalam keterangan persnya yang diterima Okezone di Timika, Kabupaten Mimika, Papua, Minggu (9/12/2018) sore.
Saat ini, kata Aidi, jenazah telah diangkut ke poros jalan Distrik Yigi-Mbua untuk dievakuasi ke Mbua melalui jalur darat. Selanjutnya jenazah korban rencananya akan dievakuasi ke Wamena dengan jalur udara menggunakan helikopter.
"Satgas gabungan TNI- Polri akan terus melaksanakan pencarian sisa korban yang belum ditemukan. Sesuai dengan data bahwa, masih tersisa dua orang jenazah yang belum ditemukan, dan dua orang korban yang diduga masih hidup hingga sekarang belum diketahui nasibnya," ujarnya.
Menurut Aidi, saat ini pasukan gabungan TNI-Polri telah menguasai dan menduduki Distrik Yigi dan Mbua. Dan situasi di Distrik Mbua pascapenyerangan KKB terhadap pos TNI di Mbua pada tanggal 3 Desember lalu berangsur pulih. Masyarakat secara umum mengungsi ke hutan namun sejak kemarin (Sabtu 8/12/2018) hingga sekarang warga Mbua sudah mulai berangsur kembali ke kampung dan kegiatan sosial serta roda ekonomi mulai berjalan kembali.
"Sedangkan di Yigi situasi kampung masih sepi, hanya beberapa warga yang bertahan di kampung, sementara sebagian masyarakat masih berlindung di hutan," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Polri memanfaatkan data satelit dan Crisis Monitoring Center untuk mempercepat deteksi karhutla selama Operasi Aman Nusa II 2026.
Media asing menyoroti reshuffle Kabinet Prabowo, terutama pergantian Menlu Sugiono oleh diplomat karier Arrmanatha Nasir.
Sembilan tahun Batik Enom, Devie Fransisca membuktikan batik bisa menjadi pakaian sehari-hari melalui inovasi warna, desain, hingga jersey batik.
Air mengucur dari langit-langit pesawat Emirates EK123 rute Dubai-Istanbul. Maskapai menjelaskan penyebabnya adalah penumpukan kondensasi.
Jelang pencoblosan Pilur Bantul 4 Oktober 2026, warga diminta cermat menyaring informasi media sosial dan tidak mudah percaya hoaks.
Strict Account Settings WhatsApp memperketat privasi dan keamanan akun. Simak fungsi serta cara mengaktifkannya di perangkat utama.