Kecelakaan KA Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi, Masinis Jadi Tersangka
Masinis KA Argo Bromo Anggrek ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan di Bekasi. Ancaman hukuman maksimal 5 hingga 12 tahun penjara.
Presiden Joko Widodo menanti kehadiran Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad dan Ibu Siti Hasmah dalam kunjungan kenegaraan di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/6/2018). /Antara-Puspa Perwitasari
Harianjogja.com, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) turut diundang dalam acara reuni aksi 212 yang akan berlangsung di Monas, Jakarta, Minggu 2 Desember 2018. Namun, Jokowi belum dapat dipastikan kehadirannya dalam acara tersebut.
"Oh, saya belum tahu persis ya. Undangannya mungkin dikirim ke Mensesneg. Saya enggak tahu," kata Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (29/11/2018).
Moeldoko juga belum mau berkomentar apakah acara reuni tersebut beraroma politis untuk mendukung calon presiden (capres) Prabowo Subianto dan cawapres Sandiaga Uno.
Ia menilai, reuni 212 berpotensi memberikan rasa takut kepada komunitas-komunitas masyarakat tertentu lantaran berkumpulnya jutaan massa di Monas.
"Ya kita belum lihat ya niatnya. Tapi intinya, masyarakat janganlah masyarakat menjadi takut. Karena saya sudah mendengar dari berbagai komunitas, takut menghadapi situasi-situasi seperti itu. Untuk apa melakukan hal-hal yang pada akhirnya justru memunculkan rasa takut. Yang saya lihat seperti itu," ucapnya.
Mantan Panglima ABRI itu menambahkan, komunitas masyarakat tertentu juga takut karena bendera Tauhid yang besar akan dibentangkan dalam acara reuni 212.
"Masyarakat kita itu melihat bendera hitam sudah ketakutan. Kenapa kita mesti menebarkan rasa takut kepada masyarakat. Kan begitu. Secara psikologis itu yang dihadapi masyarakat," ujarnya.
Ia mengimbau kepada penyelenggara acara reuni 212 memikirkan ulang acara tersebut karena tidak memberikan rasa damai kepada kelompok masyarakat tertentu.
"Imbauan saya ya perlu dipikirkan ulang kegiatan-kegiatan yang justru tidak membara rasa damai. Kan begitu," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Masinis KA Argo Bromo Anggrek ditetapkan sebagai tersangka kecelakaan di Bekasi. Ancaman hukuman maksimal 5 hingga 12 tahun penjara.
Ojol perempuan di Jogja mendapat pelatihan bahasa Inggris gratis. Program ini digelar dua batch dan melibatkan komunitas Lady Bikers Jogja.
Kemenpar memperkuat keselamatan wisatawan di kawasan gunung api melalui pemetaan risiko, SOP, infrastruktur mitigasi, dan kompetensi pemandu.
Adhi Karya memastikan girder Tol Jogja-Solo di Kronggahan aman dengan bracing sementara. Pemasangan diafragma kini mulai dilakukan.
BPKH mengajak generasi muda mulai merencanakan keuangan haji sejak dini sekaligus memanfaatkan platform digital untuk dakwah.
Zulhas memastikan manajer Kopdes yang ditempatkan jauh dari domisili akan disesuaikan ke koperasi terdekat setelah titik tersedia.