Basarnas Fokus Evakuasi Korban PK-LQP yang Tersisa

Newswire
Newswire Rabu, 07 November 2018 18:17 WIB
Basarnas Fokus Evakuasi Korban PK-LQP yang Tersisa

Dokumentasi pencarian/Lion Air Group

Harianjogja.com, JAKARTA-Kepala Badan Nasional Pencarian dan Penyelamatan (Basarnas), Muhammad Syaugi, mengatakan pihaknya fokus evakuasi korban Lion Air penerbangan JT-610 registrasi pesawat PK-LQP tersisa dibanding upaya lainnya seperti mencari serpihan pesawat.

"Basarnas mengutamakan evakuasi korban," kata Syaugi di Jakarta International Container Terminal (JICT), Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (7/11/2018).

Adapun saat tim Basarnas menemukan serpihan pesawat, maka akan turut diangkut. Kendati demikian, potongan kapal terbang bukan prioritas.

Meski begitu, tim gabungan SAR sudah menemukan banyak serpihan pesawat seperti roda, turbin, kotak hitam dan lainnya.

Sejauh ini, sudah 186 kantung jenazah yang ditemukan dari total 189 penumpang yang ikut jatuh bersama Lion Air JT 610 di perairan Karawang.

Syaugi mengatakan, Basarnas sebagai koordinator evakuasi memutuskan mengurangi potensi SAR yang ada. Mulai Kamis (8/11/2018), hanya tim Basarnas yang akan melakukan evakuasi korban Lion Air.

Keputusan itu diambil setelah tujuh hari plus tiga hari dilakukan operasi SAR bersama tim gabungan dari berbagai unsur.

Menurut dia, tren penemuan dalam proses SAR sudah turun. Meski begitu, Posko SAR tetap bekerja yaitu di Tanjung Priok, Jakarta dan Tanjung Pakis, Karawang.

"Posko di sini tetap dan di Tanjung Pakis ada tim SAR dari Bandung. Jika ada korban ditemukan nelayan di sana tidak perlu jauh-jauh ke sini," kata Syaugi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Antara

Share

Kusnul Isti Qomah
Kusnul Isti Qomah Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online