Pajak Kendaraan Jateng Nunggak Rp2,4 Triliun, Ini Datanya
Kepatuhan PKB di Jateng baru 54%. Dari 17 juta kendaraan, tunggakan pajak mencapai Rp2,4 triliun dan opsen Rp900 miliar.
Polisi menemukan dua carik kertas berisi tulisan perpisahan, di rumah tempat satu keluarga terdiri dari empat orang yang tewas dengan luka tembakan di kepalanya masing-masing, Palembang, Sumatra Selatan, Rabu (24/10/2018) dini hari./Suara.com-Andhiko Tungga Alam
Harianjogja.com, PALEMBANG- Tim forensik telah melakukan autopsi terhadap jenazah satu keluarga yang tewas mengenaskan di Palembang, Sumatra Selatan, Rabu (24/10/2018) lalu.
Autopsi terhadap empat anggota keluarga yang ditemukan tewas dengan luka tembak di Kebon Sirih, Palembang, Sumatera Selatan telah rampung pada Kamis (25/10/2018) ini. Hasilnya, tim forensik temukan 4 proyektil peluru.
Proyektil peluru itu berhasil diangkat dokter dari tempurung kepala masing-masing korban. Prose autopsi itu dilakukan di Rumah Sakit Bhayangkara, Palembang.
Dokter forensik Rumah Sakit Bhayangkara Palembang Kompol Mansyuri mengatakan, autopsi jasad empat jenazah itu dimulai dari pukul 16.00-23.00 WIB, Rabu (25/10/2018).
Dari hasil autopsi itu diketahui, FX Ong bersama istri dan anaknya tewas dalam kurun waktu kurang dari 12 jam. Seluruh proyektil juga bersarang di otak para korban, setelah menembus tempurung kepala.
"Semuanya bersarang di otak, tidak sampai tembus ke kepala belakang," kata Mansyuri.
Menurut dia, posisi peluru menembus tempurung kepala dengan kisaran 30 cm. Sehingga kuat dugaan senjata api yang digunakan FX Ong ditembak jarak dekat.
"Seluruh proyektilnya sudah diangkat, ada empat proyektil. Kisaran jarak tembak 30 cm," ujarnya.
Mengenai jeda waktu tewas antara bapak anak hingga istri, Mansyuri belum bisa menyimpulkan lebih lanjut karena akan ditindak lanjuti oleh penyidik.
"Jeda waktunya belum bisa disampaikan, karena itu akan disampaikan penyidik, siapa yang lebih dulu meninggal," kata Mansyuri.
Fransiskus Xaverius Ong (45) diduga tewas bunuh diri usai terlebih dahulu menembak sang istri Margareth Lentin Liana (43) serta kedua anaknya Rafael Fransiskus (18) dan Kathlyn Fransiskus (11) dengan cara menembak kepala menggunakan senjata api jenis revolver.
Senjata itu ditemukan masih berada digenggaman FX Ong yang ditemukan satu ranjang bersama istri ketika berada di kediaman mereka di kawasan perumahan Vila Kebon Sirih, Blok A18, Kelurahan Bukit Sangkal, Kecamatan Kalidoni Kota Palembang, Sumatera Selatan pada Rabu (25/10/2018).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Kepatuhan PKB di Jateng baru 54%. Dari 17 juta kendaraan, tunggakan pajak mencapai Rp2,4 triliun dan opsen Rp900 miliar.
MBG di SMKN 2 Jogja dihentikan sementara setelah 413 warga sekolah diduga keracunan. Sampel makanan dan air masih diperiksa di laboratorium.
Kemenhaj mempertimbangkan maskapai alternatif untuk menekan biaya haji 2027. Biaya penerbangan mencapai 40% dari total BPIH.
Direktur BYAN Alastair McLeod menjual 185.200 saham senilai Rp2,47 miliar menjelang rencana masuknya Jhonlin Group sebagai pemegang 30% BYAN.
BMKG memprakirakan hujan ringan hingga lebat di sejumlah daerah Rabu. Gelombang hingga 4 meter juga berpotensi terjadi di sejumlah perairan.
Harga emas Pegadaian hari ini, Rabu 23 September 2026, kompak turun untuk Antam, Galeri 24 dan UBS. Simak harga jual dan buyback.