IHSG Menguat Usai Data PDB, Saham DCII hingga AMMN Melonjak
IHSG ditutup naik 0,50% ke level 6.351 usai rilis PDB kuartal II 2026. DCII, BREN, dan AMMN memimpin penguatan saham big caps.
Calon presiden Prabowo Subianto dan calon wakil presiden Sandiaga Uno saat deklarasi di Kertanegara, Kamis (9/8/2018) malam. /Antarafoto-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA- Kubu Prabowo-Sandiaga kini didukung oleh ratusan purnawirawan jenderal.
Sebanyak 300 purnawirawan jenderal memberikan dukungan kepada pasangan calon presiden dan calon wakil nomor urut dua, Prabowo Subianto-Sandiaga Salahuddin Uno, dalam Pemilihan Presiden 2019.
Hal itu disampaikan mantan Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Purn Imam Sufaat di sela-sela acara "Ngobrol Bareng 300 Jenderal dan Para Intelektual" di Jakarta Pusat, Sabtu (22/9/2018).
Imam yang mewakili 300 purnawirawan jenderal, marsekal dan laksamana TNI itu menyebutkan, dukungan yang diberikan itu berangkat dari keprihatinan terhadap kondisi bangsa, terutama situasi ekonomi yang mendekati masa kritis.
"Kita ingin Indonesia yang sejahtera, penegakan hukum dan kedaulatan kita di segala bidang dapat tercapai," katanya.
Imam melihat Prabowo memiliki integritas yang tinggi dan mampu memimpin bangsa ini ke depannya dengan lebih baik. "Kebetulan kakak ipar dan menantu saya merupakan prajurit Kopassus. Saat Pak Prabowo menjabat sebagai Danjen Kopassus kita tahu kiprah Beliau bagaimana membina satuannya, memperjuangkan anak buahnya untuk mencapai prestasi yang membanggakan bagi bangsa ini. Sudah kelihatan integritas dan \'leadership\' Prabowo untuk dapat memimpin bangsa ini tanpa membedakan suku dan agama," kata Imam.
Ia menegaskan, tidak ada yang ditawarkan oleh Prabowo Subianto kepada ratusan purnawirawan jenderal TNI. "Ini murni panggilan jiwa kita untuk bangsa dan negara ini. Saya tidak ingin jabatan karena saya sudah purna. Tapi ini merupakan keikhlasan bagi kemajuan bangsa yang saat ini terjadi penurunan di segala bidang mulai dari Presiden SBY hingga pemerintahan saat ini, baik sistem hukum tata negaranya, penegakkan hukumnya, ekonominya maupun sosial dan budayanya," katanya.
Sementara itu, Prabowo Subianto mengaku tidak menduga adanya pernyataan sikap yang disampaikan 300 jenderal.
"Saya tidak berharap mendapatkan dukungan karena saya ingin menghargai kebebasan saudara. Namun dengan adanya pernyataan sikap ini, saya menerimanya sebagai suatu penugasan yang sangat besar karena banyak senior, mentor saya yang selama ini menggembleng saya untuk mendukung saya maju di pilpres," kata Prabowo.
Dukungan yang diberikan 300 purnawirawan jenderal itu merupakan kehormatan yang sangat besar.
"Saya bertekad akan memberikan apa yang ada dalam diri saya, seluruh pikiran demi kembalinya kedaulatan negara kita," katanya.
Nampak hadir, Ketua Tim Pemenangan Prabowo-Sandiaga, Djoko Santoso, Ketua Dewan Pertimbangan Partai Berkarya Siti Hediati Hariyadi alias Titiek Soeharto dan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Rachmawati Soekarnoputri.
Selain itu, mantan Kepala Staf TNI AU (KSAU) Marsekal (Purn) TNI Imam Sufaat, mantan Kepala Staf TNI AD (KSAD) Jenderal (Purn) TNI Agustadi Sasongko Purnomo, mantan KSAD Jenderal (Purn) TNI George Toisutta dan lainnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
IHSG ditutup naik 0,50% ke level 6.351 usai rilis PDB kuartal II 2026. DCII, BREN, dan AMMN memimpin penguatan saham big caps.
DLH Kota Jogja memeriksa air sumur warga sekitar pabrik kulit PT Sinar Obor. Hasil pemeriksaan diperkirakan keluar dalam tujuh hari.
Kanwil Ditjen Imigrasi DIY membuka layanan Pasporia di Alun-Alun Wates. Layanan paspor di ruang publik ini akan diperluas ke Bantul dan Kulon Progo.
Kemenag segera menyalurkan BOS Madrasah dan BOP RA Tahap II 2026 senilai Rp4,1 triliun untuk 83 ribu lembaga pendidikan.
Kebakaran hutan terjadi di lereng Gunung Merapi, Magelang. Sebanyak 2.000 meter persegi lahan terbakar dan api padam setelah hampir tujuh jam.
Hasil Magang Nasional 2026 telah diumumkan. Fresh graduate yang belum lolos bisa memperkuat portofolio dengan lima langkah ini.