Kisah Paskibraka Nasional 2026: Melawan Minder hingga ke Istana
76 Paskibraka Nasional 2026 dikukuhkan di Istana Negara. Mereka bercerita tentang seleksi, perjuangan melawan minder, hingga persiapan bertugas.
Sandiaga Uno dan Erick Tohir di rumah dinas Ketua DPR Bambang Soesatyo, Jalan Widya Chandra III, Jakarta Selatan, Sabtu (8/9/2018). /Suara.com-Yosea Arga Pramudita
Harianjogja.com, JAKARTA-Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menilai pertemuan Erick Thohir dan Sandiaga Uno yang hangat dan saling berpelukan dapat menjadi penyejuk di tengah peningkatan suhu politik nasional menjelang Pemilu Presiden 2019.
"Sudah seharusnya masing-masing kubu pasangan capres-cawapres menunjukkan kesejukan kepada masyarakat. Sandiaga dan Erick adalah bersahabat lama. Keduanya juga memiliki latar belakang pengusaha. Saya yakin ini akan meminimalkan perselisihan antara dua kubu dalam kontestasi pemilu presiden," kata Bambang Soesatyo, di Jakarta, Senin (10/9/2018).
Bambang Soesatyo yang akrab disapa Bamsoet meminta kepada Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno dan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma\'ruf Amin, Erick Thoir, untuk menghindari kampanye hitam. "Karena, kampanye hitam hanya akan memecah-belah persatuan dan kesatuan bangsa," katanya lagi.
Politisi Partai Golkar ini menegaskan, jabatan presiden adalah amanah rakyat yang harus diraih dengan cara-cara bijaksana, sportif, dan demokratis, karena tujuannnya untuk membangun bangsa dan kesejahteraan rakyat.
"Menjelang pemilu presiden 2019, jangan gunakan kampanye hitam yang hanya akan mengorbankan persaudaraan antar-anak bangsa. Mari bersama-sama muliakan dan sejahterakan rakyat, karena sejatinya kedaulatan ada di tangan rakyat," kata Bamsoet.
Sebelumnya, Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno dan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma\'ruf Amin, Erick Thohir, tampak akrab dan hangat saat bertemu ketika keduanya menghadiri acara akad nikah putra Ketua DPR RI Bambang Soesatyo di Komplek Perumahan Pejabat Tinggi Negara, di Widya Chandra, Jakarta, Sabtu (8/9).
Erick Thohir dan Sandiaga Uno adalah teman baik sejak lama, tapi saat ini keduanya dalam posisi berseberangan, menghadapi Pemilu Presiden 2019.
Sandi saat ini menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) pendamping bakal calon presiden Prabowo Subianto. Sedangkan Erick dipercaya memimpin Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma\'ruf Amin (TKN Jokowi-Ma\'ruf).
Adapun momentum Erick dan Sandi bersalaman dan berpelukan berlangsung cepat. Erick yang hendak meninggalkan rumah dinas Ketua DPR RI berpapasan dengan Sandi yang baru tiba. Keduanya lantas bersalaman, ngobrol sebentar dan berpelukan. Momen itu seolah menjawab harapan Erick saat menyampaikan pidato pertama sebagai Ketua TKN Jokowi-Ma\'ruf, Jumat (7/9), menyatakan ingin berpelukan dengan Sandi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
76 Paskibraka Nasional 2026 dikukuhkan di Istana Negara. Mereka bercerita tentang seleksi, perjuangan melawan minder, hingga persiapan bertugas.
Sekitar 1.500 pendaki telah registrasi melalui jalur Cemoro Sewu untuk mengikuti upacara HUT RI ke-81 di Gunung Lawu.
Polda Metro Jaya menyiapkan 27 kantong parkir di Monas, GBK, Kemayoran-Ancol saat perayaan HUT ke-81 RI pada 17 Agustus 2026.
Harga emas dunia diproyeksikan menguat pekan depan. Emas diperkirakan bergerak US$4.186-US$4.572 per troy ounce.
Karhutla Gunung Bromo telah dipadamkan, tetapi tim gabungan tetap siaga mengantisipasi bara dan titik asap baru di kawasan tersebut.
RSUD Manggarai rusak akibat gempa M7,7. BNPB menyiapkan rumah sakit lapangan di Stadion Golo Dukal untuk menjaga layanan kesehatan.