Program Rumah MBR Diperkuat, Bunga KUR Hanya 0,5 Persen
Program BSPS naik jadi 400 ribu unit. Pemerintah beri KUR bunga rendah dan pembiayaan murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
Sandiaga Uno dan Erick Tohir di rumah dinas Ketua DPR Bambang Soesatyo, Jalan Widya Chandra III, Jakarta Selatan, Sabtu (8/9/2018). /Suara.com-Yosea Arga Pramudita
Harianjogja.com, JAKARTA-Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menilai pertemuan Erick Thohir dan Sandiaga Uno yang hangat dan saling berpelukan dapat menjadi penyejuk di tengah peningkatan suhu politik nasional menjelang Pemilu Presiden 2019.
"Sudah seharusnya masing-masing kubu pasangan capres-cawapres menunjukkan kesejukan kepada masyarakat. Sandiaga dan Erick adalah bersahabat lama. Keduanya juga memiliki latar belakang pengusaha. Saya yakin ini akan meminimalkan perselisihan antara dua kubu dalam kontestasi pemilu presiden," kata Bambang Soesatyo, di Jakarta, Senin (10/9/2018).
Bambang Soesatyo yang akrab disapa Bamsoet meminta kepada Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno dan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma\'ruf Amin, Erick Thoir, untuk menghindari kampanye hitam. "Karena, kampanye hitam hanya akan memecah-belah persatuan dan kesatuan bangsa," katanya lagi.
Politisi Partai Golkar ini menegaskan, jabatan presiden adalah amanah rakyat yang harus diraih dengan cara-cara bijaksana, sportif, dan demokratis, karena tujuannnya untuk membangun bangsa dan kesejahteraan rakyat.
"Menjelang pemilu presiden 2019, jangan gunakan kampanye hitam yang hanya akan mengorbankan persaudaraan antar-anak bangsa. Mari bersama-sama muliakan dan sejahterakan rakyat, karena sejatinya kedaulatan ada di tangan rakyat," kata Bamsoet.
Sebelumnya, Bakal Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno dan Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma\'ruf Amin, Erick Thohir, tampak akrab dan hangat saat bertemu ketika keduanya menghadiri acara akad nikah putra Ketua DPR RI Bambang Soesatyo di Komplek Perumahan Pejabat Tinggi Negara, di Widya Chandra, Jakarta, Sabtu (8/9).
Erick Thohir dan Sandiaga Uno adalah teman baik sejak lama, tapi saat ini keduanya dalam posisi berseberangan, menghadapi Pemilu Presiden 2019.
Sandi saat ini menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres) pendamping bakal calon presiden Prabowo Subianto. Sedangkan Erick dipercaya memimpin Tim Kampanye Nasional Joko Widodo-Ma\'ruf Amin (TKN Jokowi-Ma\'ruf).
Adapun momentum Erick dan Sandi bersalaman dan berpelukan berlangsung cepat. Erick yang hendak meninggalkan rumah dinas Ketua DPR RI berpapasan dengan Sandi yang baru tiba. Keduanya lantas bersalaman, ngobrol sebentar dan berpelukan. Momen itu seolah menjawab harapan Erick saat menyampaikan pidato pertama sebagai Ketua TKN Jokowi-Ma\'ruf, Jumat (7/9), menyatakan ingin berpelukan dengan Sandi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Program BSPS naik jadi 400 ribu unit. Pemerintah beri KUR bunga rendah dan pembiayaan murah untuk masyarakat berpenghasilan rendah.
Peneliti menemukan enam celah keamanan pada AirDrop dan Quick Share yang berpotensi menyerang iPhone, Android, macOS, dan Windows.
Roy Suryo menghadiri sidang perdana Dokter Tifa di PN Jakarta Timur. Perkara Roy masih menunggu proses praperadilan di PN Jakarta Selatan.
PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Tengah (Bank Jateng) semakin mempertegas perannya sebagai motor penggerak perekonomian daerah
Program sertifikasi halal gratis telah menjangkau 1.116 desa wisata dengan 31.548 sertifikat demi memperkuat wisata ramah Muslim.
Okupansi hotel di DIY saat libur sekolah mencapai 80%. PHRI mencatat kenaikan tamu, meski biaya operasional hotel meningkat hingga 20%.