Isu Retak Prabowo-Jokowi Menguat, Pengamat Buka Fakta
Isu retaknya hubungan Prabowo dan Jokowi mencuat. Pengamat UNS menilai belum ada konflik terbuka jelang Pemilu 2029.
Ilustrasi Partai Demokrat./Harian Jogja
Harianjogja.com, JAKARTA- Kader Partai Demokrat Lukas Enembe menegaskan sikapnya membelot dari kebijakan partai.
Gubernur Papua Lukas Enembe menegaskan, tetap mendukung pasangan Jokowi – Maruf Amin pada Pilpres 2019, meski dirinya adalah kader Partai Demokrat.
Bahkan, Lukas mengatakan tidak takut terhadap sanksi yang bakal diberikan Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono karena sikap politiknya tersebut.
Untuk diketahui, Demokrat pada Pilpres 2019 resmi mendukung Prabowo Subianto – Sandiaga Uno sebagai bakal calon presiden dan bakal calon wakil presiden.
"Saya [tetap] dukung Jokowi. Tidak urusan, tidak urusan partai," ujar Lukas di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Rabu (5/9/2018).
Menurut Lukas, tidak akan ada calon presiden yang dapat mengubah Papua menjadi lebih baik, selain Jokowi.
Ia juga menyebut hanya Jokowi yang lebih memahami kondisi dan persoalan wilayah di timur Indonesia itu.
"Sanksi, sanksi [dari Demokrat] silakan saja. Jokowi lebih memahami Papua daripada presiden-presiden sebelumnya. Banyak sekali dia lihat di Papua, kesusahan orang Papua," tukasnya.
Menurut Lukas, selama Jokowi memimpin Indonesia, sudah sering melakukan kunjungan kerja ke Papua dan memberikan banyak perubahan di sana.
"Semua permasalahan di Papua dia memahami. Selama ini orang Jakarta tidak tahu, Jokowi baru memahami bahwa ternyata Papua lebih susah, itulah," kata dia.
Karena kekukuhannya itu, Lukas juga mengakui belum memutuskan nasibnya untuk tetap menjadi kader Partai Demokrat atau tidak.
"Saya tidak tahu, apakah mereka [Demokrat] akan berhentikan, saya tidak tahu," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Isu retaknya hubungan Prabowo dan Jokowi mencuat. Pengamat UNS menilai belum ada konflik terbuka jelang Pemilu 2029.
Pendidikan DIY diperkuat melalui kolaborasi daerah, digitalisasi data, dan strategi menekan anak tidak sekolah dalam KPI 2026 di UNY.
Pemkab Klaten luncurkan beasiswa kuliah Rp1 miliar. Bupati Hamenang pastikan akses pendidikan merata bagi warga kurang mampu.
Jadwal KRL Jogja–Solo Kamis 2 Juli 2026 lengkap semua stasiun. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru di sini.
Inflasi DIY Juni 2026 naik 0,37% dipicu BBM. BI DIY pastikan tetap terkendali dalam target nasional 2,5±1%.
Jadwal KRL Solo–Jogja Kamis 2 Juli 2026 lengkap semua stasiun. Tarif Rp8.000, cek jam keberangkatan terbaru di sini.