Sapi Jumbo 1,2 Ton Asal Boyolali Dibeli Presiden Prabowo untuk Kurban
Presiden Prabowo beli sapi Brahman 1,2 ton dari Boyolali untuk kurban Iduladha 2026. Simak daftar sapi pilihan dari berbagai daerah.
Ilustrasi Miras (JIBI)
Harianjogja.com, SURABAYA- Puluhan warga dirawat di rumah sakit lantaran menenggak minuman ekras (miras oplosan). Satu di antaranya meninggal dunia.
Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Soetomo Surabaya merawat 33 pasien korban keracunan minuman keras (Miras)dari Gresik dan Surabaya.
Wakil Direktur Pelayanan Medik RSID Dr Soetomo, dr Hendrian di Surabaya, Senin, mengatakan 32 pasien merupakan pemuda asal Menganti, Gresik, satu pasien asal Asemrowo Surabaya dan dari total 33 pasien ada satu pemuda asal Gresik meninggal pada Minggu (19/8/2018) dini hari.
"Korban meninggal akibat Miras karena dia menenggaknya dengan porsi yang lebih banyak dari lainnya atau keracunan berat disebut asidosis metabolik. Organnya keseluruhan mengalami kerusakan," ujarnya.
Lebih lanjut, dr Hendrian mengatakan, ada 29 pasien yang masih dirawat dan kesemuanya dalam keadaan stabil. Nantinya akan dilakukan observasi, jika semakin membaik, maka akan dipulangkan.
Sementara itu hingga saat ini masih ada satu pasien yang menjalani perawatan di ICU. Pasien tersebut telah menjalani cuci darah untuk menghilangkan racun dalam tubuh.
"Selain itu ada dua pasien di luar ICU yang mendapatkan pengamatan intensif. Ada juga satu pasien keracunan di mata mengalami penurunan penglihatan," katanya.
Hendrian menjelaskan mereka mengalami keracunan karena meminum Miras Vodka, Sprite dan methanol. Methanol itu dengan jenis spirtus. Dia menduga korban meminum spirtus karena tidak mampu membeli Miras jenis ethanol.
Dampak dari meminum methanol itu mulai dari muntah, nyeri kepala sampai kehilangan kesadaran. Mata lambat laun mengalami kebutaan dalam waktu yang cepat.
Hendrian menyayangkan kalau seluruh pasien akibat pesta Miras ini berusia produktif. Dia menyebut pemuda asal Gresik ini rentan usia 18-24 tahun. Begitu juga yang meninggal dunia yakni M. Fendi yang berusia masih 18 tahun.
"Kalau tidak segera sosialisasi kejadian ini akan berulang. Korban masih satu. Dibanding beberapa bulan lalu masih banyak bulan lalu," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Presiden Prabowo beli sapi Brahman 1,2 ton dari Boyolali untuk kurban Iduladha 2026. Simak daftar sapi pilihan dari berbagai daerah.
Pemuda 20 tahun ditangkap di Palagan Sleman setelah kedapatan membawa celurit saat dini hari dalam kondisi diduga mabuk.
Pemkot dan DPRD Kota Jogja mengalihkan kunjungan kerja ke kampung wisata untuk mendongkrak UMKM dan promosi pariwisata.
Samsung luncurkan HP refurbished Certified Re-Newed di India, Galaxy S25 Ultra bisa lebih murah hingga selisih jutaan rupiah.
Warga Sitimulyo Bantul datangi rumah lurah usai ucapan dinilai menyinggung dukuh saat kerja bakti pohon jati.
Muhammad Yusuf tersingkir di kualifikasi Malaysia Masters 2026 setelah kalah tipis 19-21 dari wakil Tiongkok dalam laga 72 menit.