PILPRES 2019 : PBNU Berjanji Akan Bersikap Netral

Muhammad Ridwan
Muhammad Ridwan Jum'at, 17 Agustus 2018 11:50 WIB
PILPRES 2019 : PBNU Berjanji Akan Bersikap Netral

Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj (kedua kiri) menerima buku dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kedua kanan) yang berkunjung ke kantor PBNU Jakarta, Senin (16/7) malam./Antara

Harianjogja.com, JAKARTA - Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) berjanji bersikap netral pada gelaran Pilpres 2019. Hal itu diutarakan setelah pasangan capres-cawapres Prabowo-Sandiaga berkunjung ke Kantor PBNU. 

Kunjungan Prabowo Subianto ke kantor Pengurus Besar Nahdlatul Ulama untuk meminta doa dan restu.

 Menanggapi hal tersebut, Ketua Pengurus PBNU Robikin menyatakan sikap Nahdlatul Ulama (NU) dalam berpolitik.

Menurutnya NU tetap bersikap netral, tidak memberikan dukungan politik untuk suatu pasangan calon presiden dan wakil presiden dalam pemilihan presiden 2019.

“Soalnya NU itu bukanlah kekuatan politik, NU itu kekuatan sosial keagamaan, jadi dia tak bisa memberi dukungan politik, tapi warga NU itu punya hak konstitusional dalam politik, tadi kita hanya bicara terkait masalah kemaslahatan bangsa saja, dan tadi diskusinya sangat gayeng dan cair," ujar Robikin di kantor PBNU, Jakarta, Kamis (16/8/2018).

Setelah melakukan pertemuan, hal senada diucapkan oleh Prabowo Subianto dan menyambut baik sikap politik NU.

“Saya kira sikap NU sangat wish dan bijaksana. NU tidak akan berpolitik praktis. NU adalah suatu organisasi untuk mewakili umat Nahdliyin dan tapi juga gerakan moral,” ujar Prabowo.

“Jadi semua saya kira kedua pasang akan selalu dingatkan oleh NU. Beliau juga sebut sendiri, di semua pihak NU hadir. Saya katakan hebatnya NU. Siapapun yang menang, NU ada,” lanjutnya.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : Bisnis Indonesia

Share

Bhekti Suryani
Bhekti Suryani Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online