Ini Penghormatan MotoGP untuk Mendiang Afridza Munandar
Afridza Munandar meninggal dunia akibat kecelakaan pada ajang Asia Telent Cup 2019 di Sirkuit Sepang, Malaysia, Sabtu (2/11/2019).
Beberapa pria mengenakan daster di salah satu pengungsian di Lombok, NTB. (Facebook-Mia Donna Donovan)
Harianjogja.com, LOMBOK — Para korban gempa bumi di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) membutuhkan bantuan. Para korban di beberapa daerah di Lombok mengungsi dan meninggalkan barang-barang mereka. Sampai-sampai para pria korban gempa bumi di salah satu tempat pengungsian di Lombok rela memakai daster karena diduga kekurangan pakaian.
Kisah unik tentang sisi lain gempa bumi di Lombok itu dipaparkan pengguna akun Facebook Mia Donna Donovan, Selasa (14/8/2018) lalu. Ia menjelaskan jika para pria koban gempa bumi di Lombok, NTB sangat membutuhkan bantuan berupa pakaian.
"Pengungsi di Lombok sangat membutuhkan pakaian pria karena sumbangan pakaian bekas layak pakai kebanyakan pakaian ibu-ibu/perempuan dan anak-anak alhasil bapak-bapaknya terpaksa menggunakan pakaian yang diperuntukan wanita/ibu," ungkapnya menyertakan beberapa foto.
Berdasarkan foto yang diunggah, memang tampak sejumlah pria di tempat pengungsian mengenakan daster yang lazimnya dipakai wanita. Namun di tengah duka gempa bumi, sebagian dari mereka masih tampak menunjukkan wajah ceria.
Sontak kisah unik sebagai sisi lain gempa bumi di Lombok itu menjadi viral di media sosial. Sebagian dari warganet menilai foto pria yang mengenakan daster dan berwajah ceria itu sebagai bagian dari keceriaan di tengah musibah yang sedang melanda Lombok.
Pengguna akun Facebook Mia Donna Donovan berharap para donatur memberikan bantuan berupa pakaian pria agar mereka tak lagi mengenakan daster. "Kalau kirim bantuan pakaian ke Lombok jangan baju perempuan semua. Di Lombok juga ada bapak-bapaknya. Mereka juga butuh baju, bukan daster ya mak," harapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Afridza Munandar meninggal dunia akibat kecelakaan pada ajang Asia Telent Cup 2019 di Sirkuit Sepang, Malaysia, Sabtu (2/11/2019).
Anwar Ibrahim mendesak Israel segera membebaskan aktivis Global Sumud Flotilla yang ditahan saat membawa bantuan kemanusiaan ke Gaza.
Polresta Sleman kembali membuka peluang restorative justice dalam kasus Shinta Komala terkait dugaan penggelapan iPhone 14.
Kasus kekerasan seksual santri di Lombok Tengah mengungkap penggunaan aplikasi khusus gay oleh tersangka berinisial YMA.
Transformasi ekonomi DIY dinilai tak bisa dipisahkan dari budaya lokal yang menjadi fondasi pengembangan ekonomi kreatif Yogyakarta.
Satpol PP Solo meminta pedagang olahan daging anjing beralih usaha sesuai Perda Tertib Pangan Kota Solo 2025.