Karhutla Kaltim Capai 1.470 Kejadian, 6.333 Hektare Terdampak
Karhutla Kaltim mencapai 1.470 kejadian dengan area terdampak 6.333 hektare. Asap mengancam kesehatan, penerbangan, pendidikan, dan ekonomi.
Ilustrasi merokok/reuters
Harianjogja.com, SUKABUMI- Hasil pemeriksaan kesehatan terhadap balita kecanduan rokok dan kopi di Sukabumi, Jawa Barat mengejutkan.
Tim medis dari Puskesmas Cibadak dan Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat memeriksa kesehatan balita yang kecanduan merokok yakni RF ,2 warga Kampung Babakansirna.
"Pemeriksaan kesehatan ini untuk mengetahui sejauh mana kondisi tubuhnya setelah balita warga Desa Tenjojaya, Kecamatan Cibadak ini mejadi pecandu rokok dan kopi," kata Kepala Puskemas Cibadak Maman Surahman di Sukabumi, Kamis (16/8/2018).
Menurutnya, dari hasil pemeriksaan kesehatan, kondisinya sehat dan untuk berat badannya 11,2 kilogram dan tingginya 89 sentimeter. Ini menunjukkan kondisi balita tersebut masih normal hanya tinggal memulihkan kebiasaan buruknya mengisap rokok dan juga kecanduan kopi.
Namun demikian, kesehatan RF tetap dipantau karena bagaimana pun juga kecanduan rokok bisa merusak kesehatannya dan mungkin kejiwaannya juga bisa terganggu apalagi pada usia yang masih sekitar dua tahun namun bocah tersebut sudah menjadi perokok aktif.
Menurut informasi dari kedua orangtuanya, RF kecanduan rokok ini sekitar sudah satu setengah bulan. "Awalnya kami akan melakukan terapi kepada RF, tetapi kata orangtuanya sudah tiga hari ini sudah tidak minta lagi kopi dan rokok karena takut banyak orang yang datang," tambahnya.
Maman mengatakan meskipun RF sudah tidak meminta rokok dan kopi pihaknya akan terus memantau dan tentunya berkoordinasi dengan dinkes dan dinas sosial. Namun dikhawatirkan di kemudian hari balita ini kembali kecanduan.
Selain itu, pihaknya juga sudah mempersiapkan segala kebutuhan si anak agar kebiasaan buruknya itu benar-benar hilang sehingga tidak lagi kecanduan yang bisa merusak kesehatannya.
"Kami pun mengimbau kepada orang tuanya agar jangan terlalu memanjakan RF sehingga jika keinginannya tidak dituruti selalu mengamuk," katanya.
Sementara, Misbahudin ayah dari RF mengatakan anak bungsu dari lima bersaudara ini awal kecanduan merokok karena rasa ingin tahu yang kuat melihat banyak orang dewasa di kampungnya yang merokok.
Didorong rasa penasaran yang kuat, akhirnya RF nekat mencoba merokok dengan cara mengambil sisa puntung rokok yang kemudian diisapnya. Ke sini-sini, kecanduannya tambah berat dan selalu mengamuk jika ditolak keinginan merokoknya.
"Sehari hanya sebatang rokok dan satu gelas kopi, namun sudah tiga hari terakhir ini anak saya tidak memintanya seperti ketakutan karena banyak yang datang ke rumahnya untuk memeriksa kondisi kesehatannya," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Karhutla Kaltim mencapai 1.470 kejadian dengan area terdampak 6.333 hektare. Asap mengancam kesehatan, penerbangan, pendidikan, dan ekonomi.
Bulog mengingatkan penerima tidak menjual beras bantuan pemerintah. Bantuan pangan Oktober-Desember 2026 juga direncanakan kembali disalurkan.
Mengenang konser Guruh Gipsy di Synchronize Fest 2025 yang menjadi penampilan pertama dan terakhir Guruh Sukarnoputra bersama personel asli.
Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda selanjutnya menghadapi Malaysia dan Bangladesh di Grup A.
Prabowo Subianto menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Guruh Soekarnoputra yang meninggal pada usia 73 tahun di Jakarta.
Menaker Yassierli mendorong generasi muda memperkuat kompetensi, reskilling, upskilling, dan kemampuan adaptasi menghadapi perubahan dunia kerja.