Terungkap! Dugaan Kekerasan Seksual 9 Tahun oleh Ayah di Sukoharjo
Kasus dugaan kekerasan seksual ayah terhadap anak selama 9 tahun di Sukoharjo diselidiki polisi. Korban alami trauma berat.
Ilustrasi kapal tenggelam./Antara
Harianjogja.com, TERNATE - Kapal yang mengangkut puluhan penumpang tenggelam di perairan Maluku Utara setelah dihantam ombak.
Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Kelas B Ternate, melaporkan KMP Feri Bandeng tujuan Tobelo-Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) tenggelam di perairan Loloda, Halmahera Utara (Halut), Maluku Utara (Malut), Rabu (15/8/2018).
Kasubag Humas Basarnas Ternate, Fahari Yosua Talumikir dihubungi di Ternate membenarkan adanya laporan tenggelam KM Feri Bandeng dan saat ini tengah mengerahkan KN SAR 237 Pandudewanata untuk melakukan evakuasi.
Basarnas yang mendapat laporan dari Kepala ASDP Ternate Wisnu bahwa KMP Feri Bandeng bertolak dari Tobelo menuju Bitung tenggalam dan informasi itu juga disampaikan seorang penumpang atas nama Erwin Mahasari yang memberikan laporan sudah tidak dapat dihubungi lagi karena terbatasnya jaringan telpon seluler.
Menurut dia, KMP Bandeng yang berukuran 457 GT mengangkut 42 orang dengan rincian 24 penumpang dan 18 ABK dan saat ini, Tim Rescue Pos SAS Tobelo sementara berkoordinasi dengan Syabandar Tobelo dan pihak agen KMP Feri Bandeng.
KMP Bandeng saat menuju Bitung mengangkut delapan unit truk sedang dan empat truk besar dan KN SAR 237 Pandudewanata milik Basarnas Ternate yang melakukan pencarian KM Kairos, terpaksa dikerahkan menuju lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi.
Fahari menyebutkan karena lokasi kecelakaan dekat dengan KN SAR 237 Pandudewanata yang stay di Pulau Mayau. Sehingga merekalah yang digerakkan, bahkan diketahui bersama, sinyal telpon susah di pulau tersebut.
KMP Feri dilaporkan mengalami mati mesin di perairan Loloda Barat, kemudian kapal tersebut dihantam ombak tinggi 1,5 meter hingga tenggelam di sekitar perairan Loloda sebelah Barat Kecamatan Ibu.
Sebelumnya, Basarnas Ternate di hari ketiga mengerahkan armadanya untuk mencari KM Kairos hilang kontak saat melakukan pelayaran dari Kota Bitung koe Pulau Batang Dua.
Bahkan, KN SAR 237 Pandudewanata sejak pagi dikerahkan untuk melakukan pencarian terhadap KM Kairos terutama di perairan Batang Dua, tetapi hingga Sore ini belum ditemukan dan kapal tersebut dikerahkan untuk mengevakuasi penumpang KMP Bandeng yang tenggelam di Perairan Loloda Barat Pulau Halmahera.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Kasus dugaan kekerasan seksual ayah terhadap anak selama 9 tahun di Sukoharjo diselidiki polisi. Korban alami trauma berat.
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin menghadapi pasangan India pada final Thailand Open 2026 setelah tampil impresif tanpa kehilangan gim.
Primbon Jawa menyebut Minggu Wage menjadi hari pantangan bagi weton Kamis Legi dan Kamis Pahing untuk acara penting.
Tanggal 17 Mei diperingati sebagai Hari Buku Nasional, Hari Hipertensi Sedunia, dan Hari Telekomunikasi Sedunia. Berikut maknanya.
Beragam acara seru digelar di Jogja Minggu 17 Mei 2026, mulai wisata budaya, pameran seni, pesta buku hingga expo kendaraan listrik.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.